Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Rektor beserta jajaran pimpinan Universitas Negeri Malang dalam Penganugerahan Kinerja Unggul 2024

Malang – Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja selama satu tahun, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Anugerah Kinerja Unggul (AKU) UM 2024 pada Selasa (14/01). Acara yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 Lantai 9 ini dihadiri oleh Rektor UM, pimpinan fakultas, lembaga, unit kerja, departemen, dan program studi. Momentum ini menegaskan komitmen UM dalam mendukung keberlanjutan pendidikan berkualitas sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4.

Pada penganugerahan ini, UM memberikan penghargaan dalam enam kategori Indikator Kinerja Utama (IKU) dan empat kategori Anugerah Kinerja Unggul (AKU). Fakultas Sastra meraih Juara Umum AKU untuk tingkat fakultas dan sekolah pascasarjana, sementara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menjadi Juara Umum untuk unit kerja non-fakultas.

Dari kiri, (Rektor) Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., (Ketua LPPM) Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si, (Dekan FS) Dr. Moch. Syahri, S.Sos, M.Si, (Wakil Rektor IV) Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T., M.T. FS meraih juara umum AKU UM 2024 untuk tingkat fakultas dan sekolah pascasarjana, sementara LPPM menjadi Juara Umum untuk unit kerja non-fakultas.

“Anugerah ini mencerminkan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh sivitas akademika UM dalam mencapai indikator kinerja yang terukur,” ujar Wakil Rektor IV, Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAEng, MIEEE, Ph.D., dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa penghargaan ini adalah hasil dari capaian kontrak kerja UM 2024, termasuk indikator yang melampaui target. “Penganugerahan ini menjadi pengingat bahwa tahun 2025 harus dimulai dengan langkah yang lebih terarah,” tambahnya.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyoroti pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif dan holistik. “Lingkungan inklusif dapat diwujudkan melalui ruang berpikir antar bidang studi, sehingga terbentuk kecerdasan sosial transdisipliner yang kuat,” tuturnya. Ia juga menggarisbawahi perlunya perubahan pola pikir dan sikap untuk membangun ekosistem akademik yang bernilai tinggi.

Selain penghargaan, acara ini juga diisi dengan penandatanganan kontrak kerja antara Rektor UM dengan para dekan, direktur pascasarjana, dan pimpinan lembaga untuk periode satu tahun ke depan. “Langkah strategis ini menunjukkan komitmen UM dalam mengembangkan potensi akademik secara maksimal dan berkelanjutan,” jelas Prof. Hariyono.

AKU 2024 ini sekaligus meneguhkan UM sebagai institusi yang berkomitmen pada pencapaian SDGs, khususnya dalam menjamin pendidikan berkualitas untuk semua. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, UM terus melangkah maju untuk menciptakan dampak yang signifikan di tingkat nasional maupun internasional.

Pewarta: Trisna Marshadi – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it