
Malang – Suasana antusiasme memenuhi Gedung GKB A20 Universitas Negeri Malang (UM) pada Kamis (10/10) saat kampus ini terpilih menjadi salah satu dari 17 perguruan tinggi di Indonesia yang berkolaborasi dalam program BRI Goes To Campus bersama I-League. Program ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan semangat mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri olahraga.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UM, Dr. Sapto Adi, M.Kes., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan lulusan yang tangguh dan relevan dengan kebutuhan industri modern.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan langsung dari para profesional agar mahasiswa memahami bagaimana dunia kerja dan olahraga berkembang secara nyata,” ujar Dr. Sapto.
Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Mr. Takeyuki Oya (General Manager Competition and Strategic I-League), Irvan Agus Etioko (Senior Manager Retail Transaction Department BRI Region 13), Devian Satria (perwakilan Oppo Indonesia), serta dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O. (dosen dan praktisi sport medicine).
Melalui sesi diskusi interaktif, para pembicara membahas bahwa industri sepak bola modern kini berkembang lebih luas, mencakup aspek bisnis, teknologi, kesehatan, hingga manajemen profesional.
“Dengan adanya sharing session seperti ini, kami berharap ekosistem sepak bola Indonesia dapat terus belajar dan berkembang agar lebih maju ke depannya,” tutur Irvan Agus Etioko.
Program BRI Goes To Campus menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara dunia pendidikan, perbankan, dan teknologi dalam mengembangkan potensi mahasiswa. Keikutsertaan UM dalam program ini menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang unggul secara akademik, adaptif terhadap tantangan industri, dan berperan aktif dalam kemajuan olahraga nasional.
Pewarta: Afgian Gala Mahiya Ikhsan – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
