Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Malang – Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM), Fito Uky Syahrul Ramadhan, berhasil menyita perhatian dewan juri dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FIK 2026. Mahasiswa tersebut resmi dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) 1 tingkat fakultas setelah melalui serangkaian seleksi ketat yang menilai capaian akademik, kepemimpinan, serta gagasan inovatif bagi masyarakat.

Prestasi itu tidak hadir secara instan. Sejak semester awal, Fito konsisten membangun rekam jejak akademik dan nonakademik melalui berbagai kompetisi nasional hingga internasional. Beberapa capaian yang berhasil diraihnya antara lain Juara 1 Lomba Esai Nasional, Juara 3 International English Speech Competition, Juara 3 National English Presentation, serta Juara Debat Bahasa Inggris tingkat provinsi.

Sorotan utama dalam kompetisi tersebut adalah gagasan kreatif Fito bertajuk NAPAS RIMBA. Program ini dirancang sebagai model edukasi kesehatan untuk menekan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap meningkat setelah bencana banjir. Ide tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Menariknya, program NAPAS RIMBA mengintegrasikan pendekatan kesehatan masyarakat dengan kearifan lokal. Fito memanfaatkan budaya Smong sebagai media penyampaian pesan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana. Melalui kolaborasi dengan kader kesehatan, pemerintah daerah, akademisi, serta media, program ini mendorong masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), memperbaiki sanitasi udara dan air, serta meningkatkan konsumsi makanan bergizi guna mencegah penularan ISPA.

Sebagai mahasiswa FIK, Fito juga menekankan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan tidak hanya bergantung pada edukasi dan nutrisi, tetapi juga gaya hidup aktif.

“Kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dengan edukasi dan makanan bergizi. Aktivitas fisik juga menjadi faktor penting untuk menjaga daya tahan tubuh,” ujar Fito saat diwawancarai Tim Humas UM pada Jumat (13/3).

Proses seleksi Pilmapres berlangsung selama dua hari yang mencakup validasi Capaian Unggulan, wawancara English interview, serta presentasi dan tanya jawab gagasan kreatif. Dari akumulasi penilaian tersebut, Fito berhasil meraih skor tertinggi dan mengukuhkan diri sebagai Mawapres 1 FIK UM 2026.

Gagasan NAPAS RIMBA sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 tentang Good Health and Well-being serta tujuan ke-11 tentang Sustainable Cities and Communities, yang menekankan pentingnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Pewarta: Keynisya Pentania Sofyani – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it