
Malang—Universitas Negeri Malang (UM) melepas dengan bangga M. Zakky Arrosyidi, mahasiswa yang akan mewakili Indonesia dalam ajang The 18th Edition of Mohamed VI International Prize for the Learning, Reciting, Tajweed (Intonation), and Explanation of the Qur’an di Maroko. Pelepasan yang berlangsung pada Kamis (22/8) di ruang sidang rektor lantai 8 ini dipimpin oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd.
Dalam sambutannya, Prof. Ibrahim Bafadal memperkenalkan Zakky dan para pembinanya kepada Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., yang turut hadir bersama beberapa pejabat UM lainnya dan pembina MTQ MN UM, Moh. Fery Fauzi. “Zakky adalah mahasiswa yang sangat kompeten di bidang MTQ, dan perjalanan menuju kompetisi internasional ini penuh tantangan. Tahun lalu, ia harus mengikuti dua perlombaan dalam satu minggu di Jambi dan Malang,” ungkap Fery Fauzi.

Fery juga menyoroti pentingnya regenerasi kafilah MTQ UM, terutama pasca-pandemi. “Zakky adalah penerus kafilah MTQ UM yang sebelumnya sering menjadi juara umum. Kami berharap MTQ ini mendapat perhatian lebih dari UM, mengingat MTQ MN telah menjadi sorotan di banyak universitas lain,” tambahnya.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Zakky. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Zakky. Harapan kami adalah Zakky bisa meraih hasil maksimal di MTQ internasional Maroko, baik itu medali emas, perak, atau perunggu, namun yang lebih penting adalah menjunjung sportivitas,” ujarnya.
Selain itu, Prof. Hariyono berpesan agar Zakky menjaga kesehatannya selama mengikuti kompetisi. “Saya berharap Zakky bisa menjaga kesehatannya agar tampil maksimal, tidak hanya meraih medali, tetapi juga memperluas jaringan dengan peserta dari negara lain,” pesannya.
Dalam sesi wawancara, Zakky menceritakan perjalanan panjangnya hingga terpilih menjadi delegasi MTQ internasional. “Perjalanan saya dimulai dari MTQ tingkat kabupaten pada tahun 2020, dan puncaknya tahun lalu di Jambi. Ketika pertama kali diberitahu bahwa saya akan menjadi delegasi di ajang internasional ini, saya sempat merasa kaget dan kurang percaya diri, namun setelah berdiskusi dengan pembina dan guru, saya yakin untuk menerima tantangan ini,” tuturnya.
Acara pelepasan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian atribut UM serta uang saku oleh Rektor UM. Dengan dukungan penuh dari UM, M. Zakky Arrosyidi diharapkan dapat membawa pulang prestasi gemilang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Pewarta: Tri Anggara Medhi Sampurno – Internship Humas UM
Foto: Izzan Riady – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
