Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Rektor (dua dari kiri) serahkan sertifikat penghargaan kepada salah satu pembicara di Diseminasi Pekan kedua Cakrawasena, Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd

Malang– Pekan kedua Diseminasi Cakrawasena di Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan rangkaian inovasi pemikiran dari tiga profesor dan 26 doktor. Acara ini, berlangsung di Aula GKB A19 lantai 9 pada Jumat (20/9), menyoroti berbagai riset unggulan di bidang sosial dan humaniora.

Diseminasi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UM, disusul sambutan dari Ketua Lustrum ke-14, Evynurul Laily Zen, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Evynurul menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari peran UM dalam mencetak pemikir global. “Riset yang disajikan hari ini adalah kontribusi signifikan UM untuk dunia ilmu pengetahuan, sekaligus mendorong mahasiswa agar aktif dalam penelitian,” ungkapnya.

Rektor UM, Prof. Dr. Haryono, M.Pd., juga menekankan pentingnya ilmu sosial dalam memahami relasi manusia dengan lingkungan. “Ilmu sosial tidak hanya membahas aspek fisik, tetapi juga menyentuh dimensi etika dan budaya,” katanya.

Setelah sambutan, sesi diseminasi pertama dimulai dengan paparan dari tiga profesor UM. Prof. Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak., mempresentasikan penelitiannya yang berjudul Political Hegemony and Accounting Discourse: Valuing Nationalization. Selanjutnya, Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., mengangkat topik kearifan lokal Jawa melalui Memayu Hayuning Bawana, dan Prof. Dr. Henny Indreswari, M.Pd., berbicara tentang nilai empati dalam Serat Wedharaga untuk memperkuat etika calon konselor.

Sesi berikutnya diisi oleh para doktor UM yang memaparkan berbagai topik penelitian, mulai dari studi sejarah hingga seni pertunjukan. Setiap presentasi disertai sesi tanya jawab interaktif yang melibatkan mahasiswa, menciptakan diskusi mendalam tentang penerapan riset dalam konteks nyata. Antusiasme peserta terlihat dari pertanyaan-pertanyaan kritis terkait penerapan riset.

Diseminasi ini membuktikan komitmen UM dalam pengembangan ilmu sosial dan humaniora, sekaligus mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4, yaitu memastikan pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.

Pewarta: Syabiilah Azzahroh Widyatmoko Putri – Internship Humas UM
Foto: Nisa Aqila – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it