
UM (Universitas Negeri Malang) telah berstatus PTN-BH pada akhir tahun November Tahun 2021 lalu dan membawa perubahan yang signifikan terhadap tata kelola yang ada. Belajar dari adaptasi-adaptasi yang dilakukan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke kampus UM pada Rabu (31/05) agar dapat memperoleh masukan untuk bergerak menjadi PTN-BH.
Acara yang diselenggarakan di Ruang Sidang Rektor Lantai 8 Graha Rektorat UM ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Wakil Rektor II UM, Prof. Dr. Puji Handayati, S.E., Ak, M.M., CA., CMA., dan Wakil Rektor IV UM, Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAEng, MIEEE, Ph.D. Kemudian dari jajaran ULM yakni; Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana dan Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Pascasarjana beserta jajaran pimpinan yang lain.
WR I UM, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd., memaparkan awal mula UM mengusung menjadi PTN-BH yang semula hanya wacana yang belum terealisasikan karena tidak ada bincang lanjut dengan pemerintah, hingga kemudian mempersiapkan segala hal mulai dari awal karena mendapat rambu hijau.
“Waktu itu Pak Rektor memberi amanah ke WR IV kala itu Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed., Ph.D. untuk mencetuskan perubahan status menjadi PTN-BH. Sebenarnya berawal dari tahun 2017 dengan mulai mengusut 4 dokumen yang dibutuhkan untuk PTN-BH, hingga di tahun 2018 kemudian vakum pembahasannya selama dua tahun. Kemudian tahun 2020 pemerintah mengumumkan tahun itu akan ada 4 PTN-BH baru, dan itu menjadi penyemangat untuk mulai lagi membuka dokumen yang dulu. Ternyata data-data yang dibutuhkan sudah sangat beda,” jelas Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd.

“Lalu kami mencoba membuat 4 tim penyusun yang terdiri atas tim yang menyusun evaluasi diri, tim penyusun naskah akademik sebagai dasar menyusun PP, lalu yang ketiga tim penyusun RPGD jangka panjang yang mengurus jadi nanti PTN-BH sampai 4 periode dan yang keempat ada tim penyusun RPJM lima tahun pertama masa transisi. Jadi untuk Bapak Ibu dari nanti bila ingin lebih mudah dalam prosesnya diupayakan ada 4 tim ini,” pungkas WR 1.
Diskusi dilanjutkan dengan sharing session antar kedua universitas dan diikuti oleh forum dengan seksama. Kegiatan yang dimulai sejak jam 14.00 WIB tersebut berjalan lancar sampai akhir dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Pewarta: Malichatus Sa’diyah – Internship Humas UM
Editor: Suhardi
