
Malang – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menegaskan eksistensinya di panggung internasional. Lulut Gilang Saputra, S.Pd., M.Pd., dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UM, sukses mempersembahkan medali perak cabang olahraga gulat pada ajang SEA Games melalui nomor Wrestling Men’s Greco-Roman 87 Kg. Capaian ini menegaskan bahwa kampus tak hanya melahirkan akademisi unggul, tetapi juga atlet berkelas dunia.
Prestasi tersebut menjadi bukti konkret sinergi antara dedikasi personal, disiplin tinggi, dan dukungan institusional UM dalam mengembangkan potensi sivitas akademika secara menyeluruh. Lulut mengaku bersyukur atas hasil yang diraih, meski masih menyimpan ambisi untuk capaian lebih tinggi. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas capaian ini. Meski belum maksimal, saya sudah berjuang semampu saya,” ujarnya saat diwawancarai Tim Humas UM pada Sabtu (20/12).
Lebih dari pencapaian pribadi, medali perak SEA Games ini membawa makna strategis bagi FIK UM. Lulut menilai keberhasilannya menjadi pesan kuat bahwa prestasi nonakademik dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab akademik. “Ini kebanggaan karena bisa membawa nama baik FIK UM. Semoga memotivasi mahasiswa untuk berprestasi, baik akademik maupun nonakademik,” katanya.
Ia menegaskan, UM selama ini konsisten menyediakan ruang, fasilitas, dan kebijakan yang mendukung mahasiswa serta dosen berprestasi di bidang olahraga. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting lahirnya insan akademik yang kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.
Dalam proses menuju podium SEA Games, Lulut menekankan pentingnya disiplin sebagai kunci utama. “Disiplin yang dibarengi kerja keras, manajemen waktu, dan berserah diri kepada Allah menjadi pegangan saya,” ungkapnya. Dukungan UM juga dirasakan signifikan selama ia menjalani pemusatan latihan nasional (training camp) tahap dua sejak Mei hingga Desember.
Kepada mahasiswa atlet UM, Lulut berpesan agar tidak ragu menjalani peran ganda. “Menjadi mahasiswa sekaligus atlet memang berat, tetapi bisa dijalani dengan tekad, disiplin, dan pengorbanan. Kalian adalah aset penting UM,” tuturnya.
Ke depan, Lulut berencana memfokuskan pengembangan akademik setelah dinyatakan lolos sebagai calon penerima beasiswa LPDP jalur keolahragaan dari Kemenpora. Ia menegaskan, medali perak SEA Games ini adalah bukti bahwa dari ruang kelas UM, prestasi dunia dapat diguncang.
Pewarta: Trisna Marsadi – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
