Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Diskusi dalam kunjungan ini membahas tantangan dan peluang pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi, mulai dari metode tradisional hingga pemanfaatan teknologi.

Malang – Departemen Sastra Arab Universitas Negeri Malang (DSA UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat relasi internasional. Pada Senin (24/02), DSA UM menyambut kunjungan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) di Ruang Seminar Gedung Kuliah Bersama (GKB) A19 lantai 3. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian.

Ketua DSA UM, Dr. Mohammad Ahsanuddin, menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan institusi mitra. “Kunjungan ini membuka peluang besar untuk berbagi pengetahuan dan menjalin kemitraan yang lebih erat di masa depan. Kami berharap kerja sama ini dapat menguatkan pengembangan riset dan pendidikan di bidang Bahasa Arab,” ujarnya.

Dekan Fakulti Pengajian Bahasa Utama USIM, Dr. Zainur Rijal bin Abdul Razak, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari UM. “Kami sampaikan apresiasi kepada UM atas kesempatan ini. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan Bahasa Arab di tingkat universitas dan dunia internasional,” tuturnya.

Diskusi dalam kunjungan ini membahas tantangan dan peluang pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi, mulai dari metode tradisional hingga pemanfaatan teknologi. Afifah Jahira binti Bahrisha, mahasiswi Prodi Bahasa Arab dan Komunikasi USIM, turut berbagi pandangannya. “Kunjungan ini memberikan inspirasi dari pendekatan pembelajaran Bahasa Arab UM yang bisa diterapkan di USIM,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi merencanakan penyelenggaraan workshop, seminar bersama, dan program penelitian kolaboratif. Langkah ini diharapkan membawa dampak positif bagi pendidikan dan pelestarian budaya Islam secara global.

Setelah diskusi, delegasi USIM mengunjungi Self Access Center (SAC) di GKB A20 lantai 8. Muhammad Yusuf bin Sharuddin, salah satu mahasiswa USIM, mengapresiasi fasilitas tersebut. “UM memiliki tempat belajar seperti SAC yang lengkap, nyaman, dan bisa diakses semua mahasiswa. Ini sangat inspiratif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, DSA UM semakin menegaskan perannya dalam mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama di bidang pendidikan berkualitas (SDG 4) dan kemitraan global (SDG 17). Dengan semangat kolaborasi, DSA UM terus berkontribusi untuk kemajuan pendidikan, penelitian, dan pelestarian kebudayaan.

Pewarta: Hania Nuha Tsabita – Mahasiswa S1 Sastra Arab UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it