Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Vokaspira Fest: Simposium yang akan menjadi agenda tahunan unggulan Fakultas Vokasi UM dan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional

Malang – Acara puncak peringatan hari jadi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM) dimeriahkan dengan International Symposium bertema “Innovation in Arts, Social Humanities, and Technology for Sustainable Future”, Sabtu (3/5). Simposium ini menjadi bagian dari rangkaian Vokaspira Fest yang berlangsung selama dua bulan terakhir, menampilkan kompetisi keahlian, pameran, dan forum internasional.

Wakil Rektor IV UM, Prof. Dr. Arif Nur Afandi, dan sejumlah pembicara internasional seperti Dr. Mika, Dr. Rafty, Dr. Rus, dan Dr. Nazariah turut menghadiri Vokaspira Fest ini. Partisipasi institusi vokasi nasional dan internasional, seperti UPSI dan UITM Malaysia, UPI, Polinema, UNISA, serta UNEDS, juga turut menyemarakkan acara.

Berlangsung di GKB A20 lantai 9 dan Graha Cakrawala UM, Vokaspira Fest dibuka dengan tarian tradisional yang memukau. Dua Master of Ceremony, Anggun Biva dan Muhammad Yafis, memandu jalannya acara. Dekan Fakultas Vokasi, Dr. Munadi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pendidikan vokasi sebagai motor penggerak ekonomi bangsa melalui kolaborasi pendidikan dan industri.

Dalam pemaparannya, Dr. Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D., menekankan perlunya kolaborasi pendidikan vokasi dan industri untuk menciptakan inovasi berkelanjutan. Dr. Mika menyoroti peran seni dalam memperkuat keberlanjutan sosial budaya, sedangkan Dr. Rafty membahas integrasi teknologi di pendidikan vokasi. Dr. Rus mengupas inovasi humaniora sosial untuk pembangunan berkelanjutan, sementara Dr. Nazariah menawarkan strategi global pengembangan pendidikan vokasi.

Prof. Arif Nur Afandi dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah internasional. Ia juga menekankan urgensi pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pendidikan vokasi untuk mendorong inovasi yang berdampak nyata.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreements (MoA) antara Prof. Arif Nur Afandi, Dr. Munadi, dan Dr. Wikan Sakarinto, sebagai bentuk komitmen memperkuat kerja sama internasional.

Vokaspira Fest yang masih berlangsung hingga Minggu malam juga menghadirkan pameran vokasi dan Asian Student Fashion Week. Universitas berharap simposium ini menjadi agenda tahunan unggulan Fakultas Vokasi UM dan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional, sejalan dengan tujuan SDGs, khususnya pendidikan berkualitas dan kerja sama global.

Pewarta: Rachmawati Ayu Novianti – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it