Mewah dan meriah mendominasi panggung Gala Dinner pada Kompetisi Olahraga LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) Cup 2023. Ajang lomba beberapa cabang olahraga bergengsi antar LPTK se-Indonesia ini mendaulat UM (Universitas Negeri Malang) menjadi tuan rumah. Dengan 797 kontingen yang tersebar dari 14 universitas, pembukaan LPTK Cup tahun ini dilaksanakan di Gedung Graha Cakrawala UM pada Minggu (01/10).
Serangkaian tarian tradisional hingga pembacaan puisi yang dibarengi gerakan silat disajikan untuk memanjakan tamu dan kontingen. Rektor UM Prof. Hariyono menjelaskan pertandingan ini adalah ajang untuk meningkatkan skill melalui interaksi dengan lawan.

Pembukaan LPTK Cup tahun 2023 di Universitas Negeri Malang
“Kami berharap melalui olahraga bersama ini bisa menciptakan lingkungan yang sehat sehingga ketika kita berlawanan tidak saling menganggap musuh, melainkan mitra untuk berkembang,” tutur Prof. Hariyono.
Ketua Forum LPTK se-Indonesia Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., menjelaskan perkembangan yang melesat dari LPTK.
“LPTK hari ini sangat maju karena sudah banyak LPTK yang memiliki Fakultas Kedokteran dan menjadi PTN-BH. Perkumpulan yang dilakukan LPTK sejauh ini luar biasa. Ada namanya Forum Dekan se-LPTK, Forum LPTK, Forum Konasbi, tiga agenda besar itu membuat PT lain cemburu. Oleh karena itu, persatuan ini harus selalu dipelihara dan ditingkatkan sehingga LPTK tidak lagi dipandang sebelah mata. Kita berharap olahraga ini adalah alat pemersatu untuk kemajuan masing-masing,” ujar Prof. Husain.
LPTK Cup merupakan terusan dari program Sudjiran Cup. Sujiran sendiri diambil dari nama Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Sudjiran Resosudarmo periode 1980-1984 yang saat itu menginisiasi pertandingan Tenis antar perguruan tinggi yang dulunya IKIP atau berbasis pendidikan. Setelah beberapa tahun vakum, Sujiran Cup dimulai lagi dengan berganti nama menjadi LPTK Cup yang hingga saat ini rutin dilaksanakan satu tahun sekali.
Internship Humas UM – Nahdiatul Affandiah
