
Malang – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Masa Bakti 2024 pada Rabu (12/2). Acara yang berlangsung di Gedung Kuliah Bersama (GKB) A19 lantai 9 ini dihadiri oleh Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., Ketua KPRI Drs. Taat Setyohadi, M.Pd., serta sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Ketua PKP-RI Kota Malang, Ketua Korpri UM, Ketua Dekopinda, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kota Malang, dan delegasi anggota dari setiap fakultas.
RAT bertujuan menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas masa bakti 2024 serta memilih pengurus dan pengawas baru untuk masa bakti 2025. Dalam sambutannya, Ketua PKP-RI, Wiek Israwan, menekankan pentingnya kemandirian koperasi. “KPRI harus bisa berdiri sendiri,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyampaikan visi koperasi sebagai teladan dalam ekonomi Indonesia. “Jika pribadi kita sehat, regulasinya sehat, dan kebijakan kita sehat, saya yakin koperasi dapat menjadi soko guru ekonomi sebagaimana harapan Bung Hatta,” tegasnya.
Setelah pembukaan, acara berlanjut dengan doa bersama dan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas KPRI masa bakti 2024. Ketua KPRI UM, Drs. Taat Setyohadi, M.Pd., memimpin sesi ini dengan menyampaikan laporan kinerja yang kemudian mendapat tanggapan dari para peserta rapat.
Agenda utama lainnya adalah pemilihan pengurus dan pengawas baru untuk periode 2025–2027. Pemilihan dilakukan secara langsung, dan Subur Hariono, S.Pd., terpilih sebagai pengawas dengan suara terbanyak setelah dua putaran. Penetapan ini disahkan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kota Malang.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan keputusan RAT, sesi foto bersama, dan pembagian doorprize kepada delegasi fakultas. Momentum ini menegaskan komitmen KPRI UM dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
RAT ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan regenerasi kepemimpinan, tetapi juga langkah strategis dalam mempersiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Rifdah Ashma’ Sabila – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
