Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Universitas Negeri Malang (UM) menggelar acara spektakuler bertajuk Specta 30 Goes To Campus  sekaligus peluncuran program UM Super Batch III Tahun 2024. Acara yang berlangsung di Aula GKB A20 Lantai 9 UM pada Jumat (05/31) ini dihadiri oleh berbagai pihak dari dalam dan luar negeri.

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Kebangsaan Tajikistan, kemudian diikuti dengan pembacaan doa, membuat suasana siang itu terasa khidmat Penampilan Tari Jejer Jaran Dawug dari Prodi Seni Tari dan Musik Fakultas Sastra UM menjadi sorotan. Tarian ini menjadi simbol penyambutan kepada tamu terhormat serta menyiratkan gambaran tentang semangat kesatuan generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Agenda pertama merupakan penyampaian potensi beasiswa dalam program Specta 30, disampaikan langsung oleh Mr. Ardasher S. Qodiri, Duta Besar LBBP Republik Tajikistan untuk Indonesia yang hadir secara virtual dari Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, Mr. Qodiri mengungkapkan kekagumannya terhadap UM dan menyatakan bahwa universitas-universitas di Tajikistan memiliki tujuan yang sejalan dengan UM. 

“UM memiliki reputasi yang kuat sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan. Keunggulan akademik dan pengalaman yang luas dapat menjadi daya tarik besar bagi mahasiswa dari Tajikistan yang ingin belajar di Indonesia,” ujarnya. 

Agenda kedua yang tidak kalah penting adalah penyampaian potensi beasiswa dalam program Specta 30 yang disampaikan oleh Mr. Dudu, Deputi Bidang Pendidikan Kedubes LBBP RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan. Beliau hadir secara virtual dari KBRI Astana. Beliau mengawali penyampaian materinya dengan menekankan kedekatan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Kazakhstan dan Tajikistan. Beliau menjelaskan betapa terbuka lebarnya kesempatan bagi seluruh mahasiswa di Indonesia untuk menimba ilmu di Kazakhstan dan Tajikistan. 

“Sejak tahun 2013 hingga 2023, Indonesia telah memberangkatkan 45 pelajar untuk mendapatkan beasiswa di Kazakhstan dan Tajikistan melalui berbagai program beasiswa seperti Darmasiswa, BSBI, dan KNB,” ungkapnya

Serangkaian penyampaian materi terkait potensi beasiswa dalam program Specta 30 mendapatkan antusiasme dari seluruh hadirin. Beberapa hadirin bahkan mengajukan pertanyaan untuk menjawab rasa penasaran mereka terkait teknis lebih lanjut untuk mendapatkan beasiswa Specta 30 ini.

Setelah sesi tanya jawab yang dipenuhi atmosfer interaktif, agenda dilanjutkan dengan penyampaian laporan UM Super III oleh Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM, Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M. Dalam laporannya beliau mengungkapkan bahwa program UM Super Batch III telah menarik minat yang luar biasa dengan 360 pendaftar. 

“UM Super merupakan program pengembangan usaha orang tua mahasiswa yang dikembangkan melalui bantuan dana pengembangan dan pembinaan dengan melakukan pendampingan dan pelatihan. Sejauh ini telah banyak testimoni dari orang tua mahasiswa yang merasa terbantu dengan adanya program ini” jelasnya.

Sebagai penyempurna pelaporan UM Super III ini, turut dihadirkan testimoni dari orang tua penerima beasiswa Specta Super UM di Batch sebelumnya. Para orang tua mahasiswa secara garis besar menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan UM dalam membantu anak-anak mereka menjadi wirausahawan muda sembari tetap mengikuti perkuliahan.

Selepas penjelasan potensi beasiswa Specta 30 dari pelaporan Program UM Super III, agenda dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd. Dalam sambutannya, Guru Besar UM dalam bidang Manajemen Pendidikan ini menjelaskan bahwa perilisan dua program terkemuka ini adalah bukti totalitas UM dalam mengembangkan mahasiswa serta membantu mereka untuk terus terfasilitasi secara komprehensif. “Manfaatkanlah ajang ini untuk mengembangkan diri dan mengejar prestasi. Jangan disia-siakan,” pesan beliau.

Memasuki puncak acara yakni penandatanganan nota kesepakatan antara UM dan berbagai mitra, termasuk diantaranya PT. Inakaz Citraniaga Internasional, BTN, BRI, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, BSI, Bank Muamalat,  PLUT, Rumah BUMN, dan IMA. Kerjasama dengan berbagai mitra ini tidak lain adalah untuk mendukung kesuksesan program Specta 30 dan UM Super batch III. Sesi penandatanganan nota kesepakatan ditutup dengan sesi foto bersama dan saling tukar.

Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Wakil Rektor I UM (tiga dari kiri) bersama para mitra setelah penandatanganan nota kesepakatan

Serangkaian kegiatan dengan agenda pemaparan materi, yakni materi BSA dan Self Profile. Pemaparan materi pertama disampaikan oleh Jonathan F, Certified of WDP. Seluruh hadirin mendengarkan pemaparan yang luar biasa tentang teknologi Passwordless Blockchain Secure Authentication. Teknologi ini menawarkan solusi keamanan yang inovatif dengan menghilangkan kebutuhan akan kata sandi, yang sering menjadi titik lemah dalam sistem keamanan.

Dengan menggunakan blockchain, autentikasi menjadi lebih aman, terdesentralisasi, dan sulit untuk diretas. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk merevolusi cara kita mengakses dan melindungi informasi digital. Memasuki agenda pemaparan materi kedua yakni, kelas entrepreneur dengan topik Self Profile yang disampaikan oleh Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi, M.Psi. Materi ini juga menarik perhatian peserta. Dalam sesi ini, para hadirin diajarkan pentingnya membangun dan mengelola profil diri yang kuat. Self Profile yang baik dapat membuka berbagai peluang dalam dunia bisnis dan karier. Materi ini mencakup cara menonjolkan keunikan diri, memanfaatkan media sosial secara efektif, serta strategi branding pribadi yang dapat meningkatkan visibilitas dan kredibilitas seseorang di mata publik dan profesional.

Pewarta: Syabiilah Azzahroh Widyatmoko Putri – Internship humas UM

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it