Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Tim Universitas Negeri Malang bersama dengan warga Desa Gondosuli setelah pemasangan Penerang Jalan Umum

Penyebaran dalam pembangunan infrastruktur umum di Indonesia belum sepenuhnya merata. Banyak daerah, terutama di pedesaan yang infrastruktur umumnya sangat terbatas, bahkan untuk sekadar penyediaan lampu penerangan jalan. Padahal fungsinya cukup krusial karena dapat mengurangi resiko adanya kecelakaan dan meminimalisir terjadinya kejahatan.

Menyikapi hal tersebut, Moh. Zainul Falah, S.T. bersama tim dari Universitas Negeri Malang (UM) berinisiatif untuk memasang penerangan jalan umum (PJU) dengan inovasi menggunakan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Desa Gondosuli. Jalan utama desa tersebut merupakan jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Pakuniran yang ada di Kabupaten Probolinggo, sehingga sangat berbahaya apabila tidak terdapat penerang dijalan umum.

Setelah melakukan perakitan dan uji coba di laboratorium Universitas Negeri Malang (UM), Zainul Falah dan timnya yaitu Aryudho Widyatno, S.Psi., M.A., Fuad Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd., Dr. H. Sucipto, M.S., Farah Wardatul Afifah, serta dibantu tim teknis Wahyu Tri Handoko, S.T., secara langsung melakukan pemasangan PJU dengan memanfaatkan panel surya polycrystalline untuk menghasilkan listrik atau lebih dikenal dengan PLTS di jalan Desa Gondosuli pada Hari Kamis (25/7). 

“Dengan teknologi ini, Desa Gondosuli kini memiliki penerangan jalan yang tidak hanya efisien tetapi juga ramah lingkungan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen akademisi dalam mempromosikan penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil,” ungkap Falah.

“Pemasangan PJU berbasis PLTS ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas dan keamanan warga, tetapi juga menjadi contoh nyata implementasi energi terbarukan di tingkat desa. Penerangan jalan yang baik sangat penting untuk aktivitas warga, dan dengan memanfaatkan energi surya, kita juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” imbuhnya.

PLTS yang merupakan energi baru terbarukan dan energi bersih diharapkan dapat menjadi langkah revolusioner dalam transisi energi dimulai dari desa dan mendunia, dimana yang tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin 7. Semoga dari kegiatan pemasangan PJU PLTS ini mampu memberikan rasa aman dalam berkendara ketika malam hari di Desa Gondosuli. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan energi terbarukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan ini  melibatkan beberapa mahasiswa UM yang berperan aktif dalam proses pemasangan dan sosialisasi penggunaan sistem penerangan berbasis Polycrystalline PV. Melalui keterlibatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus ke dalam praktik nyata di lapangan.

Warga Desa Gondosuli memberikan respon positif terhadap inisiatif ini. Mereka merasa bahwa penerangan jalan yang memadai sangat membantu dalam aktivitas sehari-hari, terutama di malam hari. “Dengan adanya penerangan jalan ini, kami merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari. Terima kasih atas kolaborasi dalam meningkatkan mobilitas dan pengembangan pengetahuan yang memberikan banyak manfaat ini,” ujar Pak Alam, salah satu warga desa.

Dengan adanya kegiatan ini, UM menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata dalam memajukan teknologi, memberdayakan masyarakat dan dalam pembangunan infrastruktur di Desa Gondosuli, Kabupaten Probolinggo.

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Mahasiswa UM

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it