Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Proses pengembangan konten sipejar kewirausahaan bahasa dan seni oleh tim dosen UM

Malang – Inovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan, salah satunya melalui pengembangan konten interaktif pada mata kuliah Kewirausahaan Bahasa dan Seni di Universitas Negeri Malang (UM). Dengan mengintegrasikan Interactive Quiz berbasis Gamification Design Framework (GDF) dan pendekatan Project Based Learning (PBL), pengembangan ini diharapkan memperkuat keterlibatan mahasiswa serta meningkatkan kualitas pendidikan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) keempat, yaitu pendidikan berkualitas.

Proyek yang dipimpin oleh Abdul Rahman Prasetyo, S.Pd., M.Pd., ini berlangsung dari Mei hingga November 2024 dan berfokus pada pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. “Penggunaan gamifikasi memberikan tantangan bagi mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan proyek,” ujar Abdul Rahman Prasetyo, S.Pd., M.Pd. Ia menambahkan bahwa integrasi ini dirancang agar mahasiswa semakin aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

Melalui metode PBL, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis tetapi juga mempraktikkannya dalam proyek nyata. Mahasiswa UM kini memiliki kesempatan untuk belajar aktif dalam tim, mengembangkan ide-ide kreatif, dan menerapkannya dalam solusi inovatif yang berdampak nyata. Pendekatan ini, selain melatih keterampilan kewirausahaan, juga mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang dinamis dengan keterampilan kolaborasi dan problem-solving yang kuat.

Selain itu, proses pengembangan konten ini mencakup upaya internasionalisasi, sehingga mahasiswa UM belajar dengan standar global yang setara dengan universitas lain. “Kami ingin mahasiswa siap menghadapi tantangan global, dengan pembelajaran yang relevan dan setara secara internasional,” tambah Abdul Rahman Prasetyo.

Diharapkan, inovasi ini dapat memperkuat kualitas pendidikan di UM dan berkontribusi dalam pencapaian SDGs, khususnya dalam menciptakan pendidikan inklusif, merata, dan berkualitas. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga keterampilan untuk berkontribusi secara sosial dan ekonomi, menciptakan dampak positif di tingkat global.

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it