
Blitar – Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat, inovasi pangan sehat dan ramah lingkungan menjadi sorotan. Hendra Susanto, S.Pd., M.Kes., Ph.D., dosen Universitas Negeri Malang (UM), memperkenalkan produk Rolade Jamur Tiram sebagai pengganti nasi yang kaya gizi dan mendukung keberlanjutan. Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim UM bekerja sama dengan UD Zaida Jamur Tiram pada Sabtu (09/11).
“Rolade jamur tiram ini tidak hanya menawarkan variasi pangan sehat, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi besar jamur tiram,” ujar Hendra. Produk ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada nasi sebagai sumber karbohidrat utama, sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Selama pelatihan, masyarakat diperkenalkan pada teknik sederhana dalam pengolahan jamur tiram menjadi rolade siap konsumsi. Proses ini dimulai dari pemilihan bahan berkualitas, pencampuran dengan bumbu alami, hingga pembentukan rolade. Peserta juga diajarkan teknik pengemasan yang aman dan menarik agar produk ini siap bersaing di pasar.
Peran UD Zaida Jamur Tiram sebagai mitra lokal sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Selain pelatihan teknis, mereka juga mendapatkan pengetahuan tentang pemasaran dan branding produk untuk memperluas jaringan pasar. “Sinergi antara akademisi dan pelaku usaha lokal menciptakan nilai tambah bagi pengembangan produk pangan lokal,” tambah Hendra.
Inisiatif ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan, dengan mendorong diversifikasi pangan berbasis bahan lokal. Hendra menyatakan, “Produk seperti Rolade Jamur dapat menjadi bagian dari gaya hidup perkotaan yang mengutamakan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.”
Melalui inovasi dan kolaborasi, produk Rolade Jamur diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk menciptakan alternatif pangan lokal yang bermanfaat bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini menegaskan bahwa pangan sehat bisa dikembangkan tanpa mengorbankan aspek keberlanjutan dan dapat berperan sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
