Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Rektor UM, Ketua Departemen Sejarah FIS, Dosen dan Mahasiswa Departemen Sejarah bersama Prof. Aslam Fataar di Ruang Museologi UM

Universitas Negeri Malang (UM) menjadi tuan rumah bagi Prof. Aslam Fataar, seorang pakar dalam bidang Sosiologi Pendidikan dari Stellenbosch University, Afrika Selatan. Atas prakarsa dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Cape Town, Afrika Selatan, Prof. Fataar melakukan kunjungan ke UM dan beberapa universitas di Malang dalam rangka cuti sabatikalnya.

Di UM, beliau memberikan kuliah tamu di Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dengan tema dekolonisasi pendidikan tinggi. Topik ini sejalan dengan keresahan yang dirasakan oleh para peneliti di Departemen Sejarah, termasuk Prof. Hariyono, Rektor UM. Beliau mengungkapkan bahwa pendidikan di Indonesia masih belum sepenuhnya lepas dari kerangka pikir kolonial. Kuliah tamu ini diselenggarakan pada hari Kamis, 16 Mei 2024, di Ruang Laboratorium Museologi FIS. Prof. Hariyono menyatakan, “Kita perlu mendekolonisasi pendidikan untuk memastikan bahwa sistem pendidikan kita benar-benar mencerminkan kebutuhan dan realitas masyarakat Indonesia.”

Pada hari kedua kunjungannya, Prof. Aslam Fataar juga melakukan dialog keilmuan dan kerjasama dengan para dosen bidang Kajian Islam di Fakultas Sastra. Selain keahlian dalam bidang pendidikan, Prof. Fataar juga memiliki rekam jejak yang kuat dalam kajian Islam, khususnya dari perspektif Afrika Selatan. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Dekan I dan Wakil Dekan III Fakultas Sastra (FS), Direktur UPT Kantor Urusan Internasional, serta Kepala Pusat Ekonomi, Humaniora, dan Pariwisata, Prof. Fataar menyampaikan hasil penelitian longitudinalnya tentang perkembangan bahasa dan budaya di Afrika Selatan pasca-apartheid.

Wakil Dekan III FS (tiga dari kiri) foto bersama Prof. Aslam Fataar dengan Pimpinan FS dan Direktur UPT KUI

Kehadiran Prof. Aslam Fataar juga membuka peluang kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan afiliasi beliau, Stellenbosch University, yang merupakan salah satu universitas terbaik di Afrika Selatan. Kerjasama UM dengan Stellenbosch University akan membuka banyak peluang dialog keilmuan Selatan-Selatan dalam berbagai bidang, tidak terbatas pada Kajian Islam, Sejarah, dan Sosiologi Pendidikan. Kedua fakultas yang dikunjungi oleh Prof. Aslam Fataar telah menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti rencana kerjasama dalam bidang pengajaran, penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Inisiatif ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) yang menekankan pentingnya dalam memastikan pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. Kolaborasi ini juga mendukung tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang mendorong penguatan kemitraan global demi pembangunan berkelanjutan. Dengan mengembangkan kerjasama internasional dan transfer keilmuan, UM dan Stellenbosch University berkontribusi pada tercapainya agenda global untuk pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it