
Malang – Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi melepas mahasiswa Guangxi Normal University (GXNU), Tiongkok, dalam acara yang berlangsung Selasa (20/5) di Ruang Lab Drama Fakultas Sastra UM. Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat kolaborasi budaya antara Indonesia dan Tiongkok, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas dan kerja sama global.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., jajaran pimpinan Fakultas Sastra, mahasiswa FS UM, dan mahasiswa GXNU. Acara dimulai dengan penampilan tari tradisional Indonesia oleh mahasiswa GXNU, yang telah mereka pelajari selama masa studi di UM. Tak hanya itu, mereka juga memamerkan karya batik hasil belajar langsung dari pengrajin lokal, sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai budaya Indonesia.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sastra, Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si., menyampaikan harapan agar kerja sama ini terus berlanjut dengan kualitas yang lebih baik. “Program ini perlu dievaluasi secara berkala untuk meningkatkan kualitas. Kami berharap kolaborasi di masa depan dapat semakin mempererat hubungan kedua institusi,” ujarnya.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menambahkan bahwa program ini memiliki dampak lebih luas, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga kedua negara. “Pertukaran budaya seperti ini menghapus batas interaksi antara etnis, khususnya Tionghoa dan Jawa. Integrasi pembelajaran bahasa Mandarin dalam program ini menjadi pondasi kuat untuk meningkatkan pemahaman budaya,” tuturnya.

Sebagai bentuk penghormatan, mahasiswa GXNU menyampaikan rasa terima kasih dalam bahasa Indonesia. “Kami sangat nyaman belajar di Indonesia, meski awalnya perlu penyesuaian. Terima kasih kepada dosen dan mitra bahasa yang telah membantu kami,” ungkap perwakilan mereka.
Puncak acara ditandai dengan pemberian sertifikat kepada mahasiswa GXNU sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan studi selama satu tahun di UM. Acara ditutup dengan penampilan musik tradisional Indonesia, Gumenggar, yang membangkitkan rasa haru dan bangga seluruh peserta.
Pewarta: Putri Wahyuni N – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
