Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Pergelaran Seni Pertunjukan ke-XVI ini dirancang menggunakan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa secara penuh dalam proses produksi.

Malang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik (PSTM) Universitas Negeri Malang (UM) sukses menggelar Pergelaran Seni Pertunjukan ke-XVI bertajuk A Deep Sea Majesty pada Rabu, 28 Mei 2025, di Gedung Graha Tirta, Kota Malang. Acara yang menjadi bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) ini mengintegrasikan seni dan edukasi dengan menampilkan kolaborasi mahasiswa dari tiga angkatan.

Pergelaran ini bertujuan memperkuat kompetensi lulusan sebagai pendidik, seniman, artpreneur, dan peneliti. Menurut Dra. E. Wara Suprihatin, D.P., dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pergelaran dan Produksi Seni Pertunjukan, kegiatan ini dirancang menggunakan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa secara penuh dalam proses produksi. “Mereka belajar mengelola produksi seni dari awal hingga pelaksanaan, sekaligus mengasah kemampuan kolaborasi yang relevan dengan profil lulusan,” ujarnya.

Sebanyak 100 mahasiswa angkatan 2023 bertanggung jawab atas manajemen produksi, sementara 70 mahasiswa angkatan 2022 tampil sebagai penyaji karya. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan dukungan dari mahasiswa angkatan 2024 dan relawan lintas kampus, termasuk dari Universitas Brawijaya.

Pergelaran ini mengangkat tema kehidupan bawah laut sebagai simbol kekayaan budaya yang diterjemahkan dalam seni tari. Mahasiswa mengeksplorasi berbagai tari tradisional dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Bali untuk menghasilkan kreasi yang autentik. Proses seleksi dan penempatan mahasiswa dilakukan secara ketat guna memastikan setiap individu berada di posisi yang sesuai dengan kemampuannya.

Kali ini, Gedung Graha Tirta digunakan sebagai venue alternatif menggantikan Graha Cakra, yang selama ini menjadi lokasi rutin pergelaran. “Pilihan tempat ini lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas pertunjukan. Ini menjadi bahan evaluasi untuk acara berikutnya,” tambah Dra. Wara.

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Malang dengan Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, UM berkomitmen menjadikan pergelaran ini ikon unggulan di bidang seni pertunjukan. Pergelaran A Deep Sea Majesty tidak hanya membuktikan pembelajaran berbasis praktik, tetapi juga menyampaikan pesan penting bahwa seni adalah medium reflektif yang mampu menjangkau nilai-nilai budaya dan kemanusiaan.

Kegiatan ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4) dan pelestarian budaya (SDG 11). Dengan terus melibatkan elemen kreatif dan kolaboratif, pergelaran ini diharapkan menjadi platform aktualisasi diri mahasiswa sekaligus kontribusi nyata terhadap pelestarian seni dan budaya.

Pewarta: Afriza Dwi Islami Putra – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it