Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Mahasiswa PPG tengah melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis LSLC dengan teknologi livestreaming di SMPN 2 Kota Malang

Malang – Inovasi dalam dunia pendidikan menjadi semakin penting, terutama di era digital saat ini. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru, tim peneliti Lesson Study untuk PPL PPG menggelar kegiatan lesson study berbasis livestreaming di SMPN 2 Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Lesson Study for Learning Community (LSLC) yang didukung teknologi livestreaming.

Inisiatif ini bertujuan mengatasi keterbatasan waktu dan ruang bagi guru pamong dan dosen pembimbing dalam memberikan arahan langsung kepada mahasiswa PPG, sehingga tetap dapat terlibat meski dari lokasi yang berbeda.

Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi open class pada 15 dan 17 Oktober 2024. Pada sesi pertama, Ibu Masuda, peserta PPG, berperan sebagai guru model dengan mengajarkan materi listrik statis. Pak Sumar Hendayana dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung hadir sebagai ahli yang memberikan panduan dan masukan terkait pengelolaan kelas dan metode pengajaran interaktif. Ia menekankan pentingnya pengelolaan kelompok yang efektif dan pemanfaatan interaksi antar siswa untuk memperkuat pemahaman konsep listrik statis.

Sesi kedua, yang dipimpin oleh Ibu Novia, juga mengajarkan hukum Coulomb. Selain Pak Sumar, sesi ini dihadiri oleh Kanako Kusanagi dari Nagoya University, Jepang, yang memberikan perspektif internasional. Masukan dari kedua ahli ini sangat berharga dalam hal pengelolaan kelompok dan strategi penyampaian materi. Kehadiran Kanako menambahkan sudut pandang baru dalam proses refleksi, dengan saran berdasarkan pengalaman globalnya dalam pendidikan, yang memperkaya diskusi.

Teknologi livestreaming dalam lesson study ini terbukti menjadi solusi inovatif menjembatani keterbatasan waktu dan jarak antara guru pamong, dosen pembimbing, dan mahasiswa PPG. Dengan metode ini, calon guru dapat berinteraksi langsung dengan para ahli pendidikan, memperkuat refleksi pembelajaran, serta meningkatkan kompetensi dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa.

Kesuksesan kegiatan lesson study berbasis livestreaming menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi alat efektif dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat diterapkan di berbagai sekolah dan program pendidikan guru lainnya, sehingga semakin banyak guru yang mendapatkan manfaat dari pendekatan ini dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Pewarta: Maya Umi H – Mahasiswa S3 Pendidikan Biologi UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it