Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Ketua LP3 UM, Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed, Ph.D.
saat memberikan sambutan pembuka

Malang. Lembaga Pengembangan Pendidikan Pembelajaran Universitas Negeri Malang (LP3 UM) mengadakan workshop penyegaran dan pengembangan konten pembelajaran sipejar berbasis multimedia untuk dosen MKU (Mata Kuliah Umum) dan berkebutuhan khusus secara virtual melalui platform Zoom pada (22/1). Acara ini diikuti oleh 160 dosen MKU dan 26 dosen mahasiswa difabel.

Acara ini dimoderatori oleh ibu Herlina Ike Oktaviani, S.Pd, M.Pd dan dibuka oleh Ketua LP3 UM, Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed, Ph.D. dalam pembukaannya Pak Wayan mengatakan bahwa kuliah pada semester genap yang akan masih akan dilaksanakan secara daring, maka dari itu pengguanaan sipejar sebagai sarana pembelajaran harus dioptimalkan dengan cara mengunggah konten yang lebih menarik dan memahamkan. “Konten yang diunggah dalam sipejar kini bisa lebih bervariatif, tidak terbatas dalam bentuk power point ataupun pdf.” Ungkap beliau.

Kepala UPT PTIK , Mahmuddin Yunus, S.Kom, M.Cs. menyampaikan materi

Ia  juga menghimbau kepada seluruh dosen untuk mengunggah konten yang digunakan untuk kegiatan perkuliahan di sipejar secara penuh, karena seluruh rekap data penggunggahan konten tersebut akan dikoreksi oleh para pimpinan kampus.

Dilanjutkan sambutan Kepala PK2P UM, Prof. Dr. Lia Yuliati, M.Pd yang mengatakan bahwa sipejar tidak akan mengalami kendala akses lagi untuk digunakan dalam proses perkuliahan daring karena sipejar sudah bisa diakses oleh 20.000 mahasiswa secara bersamaan.”Alhamdulillah, sipejar sudah tidak mengalami kendala akses lagi.” Ucapnya.

Untuk penjelasan teknis pelaksanaan workshop disampaikan oleh Kepala UPT PTIK , Mahmuddin Yunus, S.Kom, M.Cs. beliau membagi peserta dalam 4 kelompok lalu masuk ke Breakoutroom untuk dijelaskan dan berdiskusi mengenai penggunaan aplikasi sipejar dan konten apa saja yang bisa diunggah ke sipejar secara mendalam sesuai dengan MKU yang diampu masing-masing dosen dan bagi mahasiswa difabel. Ia juga menjelaskan bahwa aplikasi sipejar bisa diakses apabila para dosen telah mengisi RPS (Rancangan Perkuliahan Semester) secara penuh 100%. “Jadi jika para dosen tidak mengisi rps, maka secara otomatis tidak akan bisa melaksanakan perkuliahan melalui sipejar.” Pungkasnya.

Pewarta : Luthfi Maulida Rochmah – Internship Humas UM

Share it