
Malang — Upaya serius menekan kegagalan proposal penelitian dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) melalui Workshop Penulisan Proposal Penelitian Sumber Dana DPPM dan Eksternal. Kegiatan yang digelar pada Selasa–Rabu (9–10/12) ini berlangsung di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) A19 dan diikuti puluhan dosen serta reviewer UM.
Workshop ini menghadirkan narasumber nasional guna menyegarkan pemahaman peserta terkait mekanisme penilaian, substansi riset, serta ketelitian administrasi pengajuan proposal penelitian, khususnya pada skema pendanaan eksternal.
Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, saat membuka kegiatan menyoroti masih tingginya angka penolakan proposal akibat kesalahan administratif. “Banyak proposal ditolak bukan karena substansinya lemah, tetapi karena persoalan administrasi yang sebenarnya bisa dihindari. Ini menjadi perhatian serius agar peluang dosen UM mendapatkan pendanaan eksternal semakin besar,” tegasnya.
Menurutnya, pembinaan administrasi proposal harus berjalan seiring dengan penguatan kualitas riset. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan daya saing penelitian UM di tingkat nasional maupun internasional.
Memasuki sesi inti, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, Direktur Riset dan Inovasi IPB University, memaparkan strategi lolos pendanaan skema BIMA 2026. Ia menekankan lima kunci utama, yakni memahami panduan BIMA 2026, mengoptimalkan rekam jejak peneliti melalui SINTA dan sitasi, mematuhi template proposal, memastikan kelengkapan administrasi, serta memaksimalkan kekuatan substansi.
“Ketidakpatuhan terhadap format, jumlah kata, kata kunci, bahkan tanda baca sering menjadi penyebab utama kegagalan administrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ketaatan pada template bukan sekadar formalitas. “Template harus diperhatikan secara detail. Bahkan tanda titik atau koma bisa menentukan lolos atau tidaknya proposal,” tambah Prof. Sugeng.
Melalui workshop ini, LPPM UM berharap tingkat penolakan administratif dapat ditekan secara signifikan. Ke depan, UM menargetkan peningkatan serapan dana penelitian eksternal melalui kombinasi pembinaan teknis administrasi dan penguatan kualitas substansi riset sebagai wujud nyata penguatan Tridarma Perguruan Tinggi.
Editor: Aliza Nur Sabila – Humas UM
