
Malang ā Tim PPK ORMAWA BEM Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) meluncurkan PrimaHealth, platform web yang mengintegrasikan pendataan lansia, pencatatan hasil pemeriksaan, dan layanan konsultasi gratis untuk mendukung layanan kesehatan berbasis komunitas di Desa Pandansari Lor.
Program bertajuk PRIMA HEALTH: Digitalisasi Terpadu Desa Pandansari Lor melalui Capacity Building Kader untuk Penanganan Hipertensi dan Diabetes Berkelanjutan ini dilaksanakan pada Senin (4/8). Kegiatan ini melibatkan 14 anggota tim pelaksana dari S1 Kedokteran, S1 Kebidanan, dan S1 Keperawatan; serta menjangkau 74 lansia di empat dusun Pandansari Lor: Bayang, Kedawung, Begawan, dan Tegir.
āKehadiran PrimaHealth menjadi langkah nyata untuk mendukung transformasi kesehatan desa, dari sistem manual menuju digitalisasi yang berkelanjutan,ā ujar dr. Tisnalia Merdya A, M.Kes., dosen FK UM sekaligus pembina program. Pernyataan ini menegaskan tujuan program untuk memperbaiki akses dan dokumentasi layanan kesehatan lokal.

Selain peluncuran website, tim mengadakan capacity building bagi kader melalui sosialisasi kesehatan DiabeStep. Materi meliputi perawatan luka diabetes, tanda-tanda komplikasi, dan peran kader sebagai garda terdepan pendampingan pasien. Kegiatan juga melibatkan bidan desa dan perangkat desa agar transfer pengetahuan bersifat praktis dan aplikatif.
Kolaborasi lintas pemangku kepentinganāPemerintah Desa Pandansari Lor, Koramil 0818/23, kader kesehatan desa, komunitas Omah Nalar, Fakultas Kedokteran UM, dan PKKāmemperkuat skala dampak pada level lokal-komunitas. Tim berharap model ini dapat direplikasi untuk memperkuat layanan kesehatan pencegahan penyakit tidak menular di desa lain.
Harapannya, program ini dapat memenuhi target SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan akses layanan kesehatan, pencegahan, dan penguatan kapasitas kader lokal.
Pewarta: Etiya Mulya Ningsih – Anggota Tim PPK ORMAWA BEM FK UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
