
Malang – Antusiasme pengunjung langsung memuncak ketika Kanvas 2025 resmi dibuka pada Rabu (26/11). Ajang tahunan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) ini kembali menghadirkan perayaan seni berskala besar yang memamerkan kreativitas mahasiswa, mulai dari karya pertunjukan hingga pameran otomotif yang menjadi daya tarik baru tahun ini.
Selama dua hari, rangkaian penampilan digelar di Panggung Terbuka dan Gedung Sasana Krida UM. Acara diawali dengan pementasan teater Kosandra pada Rabu malam, yang disusul open performance dari berbagai komunitas seni mahasiswa.
“Pertunjukan teater Kosandra menjadi pembuka Kanvas tahun ini, kemudian dilanjutkan dengan open performance,” ujar Ketua Pelaksana Kanvas 2025, Alif Arga.
Gelaran open performance menampilkan ragam ekspresi seni, mulai dari tari tradisional, tari modern, live music akustik, band, hingga musik DJ. Setiap penampilan menghadirkan karakter yang berbeda, menunjukkan keluasan eksplorasi seni mahasiswa Fakultas Sastra.
Kanvas 2025 juga menyita perhatian publik melalui pameran otomotif—sebuah terobosan baru yang belum pernah dihadirkan pada tahun-tahun sebelumnya. Dua mobil mewah dan beberapa sepeda motor hasil modifikasi mahasiswa dipamerkan sebagai bentuk ekspresi artistik di bidang otomotif.
“Kami menghadirkan pameran kendaraan milik mahasiswa FS. Mereka juga menuangkan kreativitasnya melalui modifikasi otomotif,” jelas Arga yang juga mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UM.
Arga menambahkan bahwa Kanvas merupakan agenda tahunan yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sastra UM sebagai penutup program kerja organisasi. Menurutnya, acara ini menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk memamerkan karya terbaik mereka sepanjang tahun.
“Harapan kami, Kanvas dapat menjadi ajang apresiasi. Ketika karya mahasiswa ditonton banyak orang, mereka akan lebih percaya diri untuk terus berkarya,” ujarnya.
Pewarta: Trisna Marsadi – Internship Humas UM
Fotografer: Etika – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
