Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Malang — Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (SPs UM) memperkuat langkah strategis dengan menjalin kolaborasi bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN) Gusdur Pekalongan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan kualitas Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang adaptif dan berdaya saing.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4) di Ruang Seminar Lantai 9 Gedung A21 Sekolah Pascasarjana UM ini diawali dengan agenda benchmarking yang menjadi wadah pertukaran praktik baik dalam pengelolaan PPG. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen kedua institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan guru di Indonesia.

Direktur Sekolah Pascasarjana UM, Prof. Dr. Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan.

“Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan profesi guru yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan FTIK UIN Gusdur Pekalongan, Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi peluang penting untuk memperdalam pemahaman terkait tata kelola dan implementasi PPG.

“Kami ingin belajar dari praktik baik yang telah dikembangkan UM, khususnya dalam pengelolaan kurikulum dan sistem pembelajaran PPG,” katanya.

Penandatanganan MoU menjadi titik krusial dalam memperluas kerja sama, mencakup pengembangan akademik, peningkatan mutu program profesi guru, serta penguatan jejaring antarinstitusi. Kesepakatan ini diharapkan mampu mendorong inovasi dalam sistem pendidikan guru yang lebih responsif terhadap dinamika global.

Memasuki sesi inti, peserta memperoleh pemaparan komprehensif terkait profil dan pengembangan PPG UM oleh Dr. Muhammad Alfan, S.Pd., M.Pd. Selanjutnya, materi tentang pengelolaan dan implementasi PPG disampaikan oleh Dr. Aan Fardani Ubaidillah, S.Pd., M.M.Pd., bersama Alfyananda Kurnia Putra, S.Pd., M.Pd., yang menyoroti strategi tata kelola, pendampingan mahasiswa, hingga pelaksanaan akademik.

Penguatan kurikulum menjadi fokus berikutnya melalui paparan Dr. Husni Hanafi, S.Pd., M.Pd., dan Herlina Ike Oktaviani, S.Pd., M.Pd. Materi ini menekankan pentingnya kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pendidikan masa kini serta penguatan kompetensi guru profesional.

Diskusi interaktif yang berlangsung setelah sesi pemaparan memperlihatkan antusiasme peserta dari kedua institusi. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan kurikulum, inovasi pembelajaran, hingga peningkatan layanan akademik PPG.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan kemitraan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat sinergi kelembagaan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan dalam pendidikan guru.

Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul.

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it