
Bali – Mahasiswi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang (UM), Novina Suryaningtyas, bersama tim Forum Studi Sains dan Teknologi (FS2T) FMIPA UM, berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang National Essay Competition (NEC) 3 yang diselenggarakan di Bali pada Sabtu-Minggu (17–18/5). Prestasi ini menjadi bukti bahwa dari obrolan santai, ide-ide besar dapat lahir dan menghasilkan penghargaan bergengsi.
Kompetisi NEC kali ini diikuti oleh sekitar 100 tim dari lebih dari 50 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Meski persaingan ketat, semangat Novina, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum FS2T, bersama timnya tetap membara. Mereka berhasil menunjukkan performa terbaik di tengah tantangan yang dihadapi.
Tim UM berhasil meraih penghargaan Juara Harapan 1 secara keseluruhan, yang terdiri dari 1 medali emas (gold medal), 2 medali perunggu (bronze medal), dan 1 medali perak (silver medal). Satu medali perunggu diraih pada kategori esai, sementara tiga penghargaan lainnya diperoleh pada kategori poster. Khususnya, poster dengan tema lingkungan mendapatkan dua nominasi yaitu medali emas (gold medal) pada sub-bidang lingkungan dan penghargaan Juara Harapan 1 untuk keseluruhan bidang.
“Tantangan terbesar adalah manajemen waktu saat presentasi. Jadwal antar tim yang saya ikuti sangat berdekatan,” ungkap Novina, yang bahkan mengikuti empat tim sekaligus dalam kompetisi tersebut. Selain itu, perubahan mendadak pada urutan presentasi menjadi kendala teknis lain yang harus mereka atasi.
Dengan strategi matang, pembagian peran yang jelas, dan latihan intens menjawab pertanyaan juri, tim FS2T mampu tampil percaya diri. Tak hanya itu, perhatian mereka terhadap kesehatan fisik dan mental turut mendukung performa maksimal. “Kami sadar persiapan kami kurang maksimal, jadi awalnya tidak berekspektasi tinggi. Tapi ternyata bisa dapat penghargaan. Senang dan kaget juga,” tambahnya.
Uniknya, proses bimbingan mereka tidak dilakukan secara formal. Nugroho Adi Pramono, S.Si., M.Si., dosen pembimbing mereka, lebih memilih pendekatan santai. “Biasanya kami diskusi sambil nongkrong, dari situ ide-ide bagus muncul dan langsung dieksekusi,” jelas Novina.
Prestasi ini menjadi motivasi baru bagi tim FS2T untuk terus berkarya. Mereka berharap inovasi yang dihasilkan dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang inovasi dan pendidikan berkualitas.
“Kami ingin karya ini benar-benar sejalan dengan visi-misi Indonesia ke depan,” tutup Novina penuh optimisme.
Pewarta: Tri Anggara Medhi Sampurno – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
