
Malang – Mindfulness kini mendapat sorotan sebagai kunci meningkatkan semangat dan keterlibatan kerja karyawan. Riset Apriliya Wahyu Putri, mahasiswi Psikologi Universitas Negeri Malang (UM), bersama dosen pembimbingnya, Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A., pada sidang skripsi Jumat (20/6) mengungkap peran penting kesadaran penuh dalam menjembatani hubungan antara otonomi kerja dan dedikasi karyawan.
Penelitian yang berlangsung selama Januari hingga Mei 2025 ini melibatkan 402 karyawan dari berbagai perusahaan di wilayah Jabodetabek. Hasilnya cukup mencengangkan: hanya 25% karyawan merasa terlibat penuh dalam pekerjaannya, sementara 52% lainnya memiliki keinginan untuk resign. “Data ini menunjukkan adanya celah besar dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dapat berdampak serius pada produktivitas dan loyalitas organisasi,” ujar Apriliya.
Berangkat dari kegelisahan tersebut, Apriliya mendalami konsep mindfulness dalam skripsinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional dengan pendekatan path analysis. Metode ini memungkinkan analisis hubungan sebab-akibat antar variabel secara simultan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara otonomi kerja dan keterlibatan karyawan. Apriliya menjelaskan temuan ini dengan analogi menarik: “Otonomi kerja adalah ‘rumah’, keterlibatan kerja adalah ‘kantor’, dan mindfulness adalah ‘stasiun transit.’ Kehadiran mindfulness menawarkan rute yang lebih efisien dan bermakna,” paparnya.
Penelitian ini memberikan wawasan baru bagi pengelolaan sumber daya manusia. Dengan mengintegrasikan job crafting dan mindfulness, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yaitu mempromosikan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
“Saya berharap riset ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan praktik manajemen sumber daya manusia yang lebih manusiawi,” tutup Apriliya optimis.
Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
