Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Kota Batu. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di negara berkembang seperti Indonesia sering dikaitkan dengan upaya-upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran, memerangi kemiskinan, dan pemerataan pendapatan. Oleh sebab itu, kebijakan pengembangan UMKM di Indonesia sering dianggap sebagai kebijakan penciptaan kesempatan kerja atau kebijakan anti kemiskinan, atau kebijakan redistribusi pendapatan (Tambunan:2002).

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64 juta, namun, selama masa Pandemi Covid-19 yang telah berjalan selama lebih dari satu tahun banyak pelaku UMKM yang terdampak. Keadaan inilah yang memaksa para pelaku UMKM untuk menggencarkan berbagai strategi bertahan.

Hal ini juga terjadi pada pelaku UMKM di Kota Batu yang merupakan kota wisata dan tentunya terkena imbas yang cukup besar akibat pandemi. Para wisatawan merupakan target utama pasar UMKM Kota Batu, kini secara drastis tidak lagi menjadi konsumen potensial.

Munculnya keinginan konsumen akan desain kemasan yang menarik dan meningkatnya digitalisasi dalam segala aspek, terutama transaksi jual beli membuat tren pemasaran kini beralih dari era konvensional ke era digital. Hal ini pun menuntut pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Namun, pelaku UMKM di Kota Batu belum sepenuhnya memiliki desain kemasan yang menarik dan belum melakukan digitalisasi usaha baik dari segi penjualan dan pemasaran, seperti tidak adanya penggunaan webiste dan media sosial.

Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim Pengabdian dari Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian di Kota Batu bertajuk “Pelatihan Pengembangan Desain dan Digital Marketing bagi UMKM”. Kegiatan ini diketuai oleh Della Ayu Zona Lia, S.AB., M.AB., yang beranggotakan Raisa Fitri., S.AB, M.M., serta melibatkan dua mahasiswa yaitu Icha Sivana Br Bangun dan Dika Pratama Syaifuddin.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 3 September 2021 dan bertempat di PLUT K-UMKM Kota Batu. Sasaran kegiatannya merupakan pelaku UMKM di Kota Batu yang berjumlah sekitar 15-20 orang. Acara berjalan dengan sukses dan dihadiri Bapak Yoshi selaku perwakilan dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Batu serta Bapak Mashudi, SE., serta Bapak Arifin selaku pemateri dan Konsultan PLUT K-UMKM Kota Batu.

Peserta pelatihan sangat antusias selama mengikuti kegiatan yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Para peserta berterima kasih karena mendapatkan banyak wawasan untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha di tengah pandemi, diantaranya bahan kemasan seperti apa yang sesuai dengan produk makanan kering, desain seperti apa yang menarik bagi target pasar tertentu dan masih banyak lagi. Kedepan setelah diadakan pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM kembali bangkit melawan pandemi dengan memasarkan produk secara digital dengan desain kemasan produk yang lebih menarik.

Pewarta:

Icha Sivana Bangun (Mahasiswa Jurusan Manajemen FE UM) dan Filianti, S.Pd (alumni Jurusan Manajemen FE UM)

Share it