Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Pulau Bawean merupakan sebuah daerah yang memiliki banyak potensi wisata alam yang elok, namun hingga saat ini belum memperoleh banyak kunjungan dari para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Atas dasar inilah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) terdorong untuk membentuk tim pengabdian masyarakat guna memberikan workshop penguatan pariwisata kreatif berkelanjutan. Workshop ini yang digelar di Balai Desa Sungai Teluk pada Minggu (30/07/2023) dengan dihadiri oleh UPT Pariwisata Pulau Bawean, Camat Sangkapura beserta jajarannya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan peserta perwakilan desa se-kecamatan Sangkapura.

Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh dosen UM, Andreas Syah Pahlevi yang membahas tentang penguatan pariwisata kreatif di Pulau Bawean. Secara umum materi yang disampaikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur daerah dan pokdarwis akan sadar kepariwisataan, menjembatani penyaluran informasi dan memberikan ruang diskusi kepada pengelola pariwisata. 

“Untuk mengelola sektor pariwisata dibutuhkan perencanaan dan strategi yang matang. Kita harus tahu mana yang potensial mendatangkan banyak wisatawan dan mana yang belum potensial, agar tujuan dibukanya pariwisata untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat sekitar bisa diraih. Hal penting yang juga harus diperhatikan adalah media promosi dan marketing dari pariwisata tersebut,” tuturnya.

Sedangkan pada sesi kedua, workshop diisi oleh dosen UNMER, Durrotun Nashihah yang membahas tentang penguatan stakeholder pariwisata berkelanjutan. Isi materi yang disampaikan berkaitan dengan pariwisata menjadi ruang eksistensi dan penataan daerah, cara membangun daerah pariwisata berkelanjutan dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat untuk mengelola sektor pariwisata.

“Stakeholder adalah kunci utama yang memiliki peran untuk mengoptimalkan potensi pariwisata yang ada. Untuk itu diperlukan kolaborasi yang suportif dari segala pihak terkait untuk perencanaan pariwisata kedepannya,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari pihak kecamatan, mereka berharap ada tindak lanjut dari kegiatan ini agar potensi pariwisata yang ada di Pulau Bawean. “Kami berharap kepada adik-adik mahasiswa UM ini bisa terus melakukan pendampingan kepada kami, karena kami yakin generasi sekaranglah yang lebih pintar untuk melakukan perubahan. Besar harapan kami, pariwisata yang ada di Pulau Bawean bisa dikenal masyarakat luas sehingga jumlah pengunjungnya semakin meningkat,” ungkap Umar Junid, S.Sos., Camat Sangkapura.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi yang memiliki tujuan membantu masyarakat untuk memajukan sektor pariwisata sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah

Share it