Malang — Ambisi meningkatkan publikasi bereputasi internasional mendorong Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (FT UM) menggelar workshop penulisan artikel ilmiah bagi para dosen, khususnya yang tengah menempuh studi lanjut S2 dan S3. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Malaysia, yakni Prof. Maryam Jameelah Ghazali dari Universiti Kebangsaan Malaysia dan Dr. Nurdin Wahidin dari Universiti Malaya.
Workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menulis artikel sesuai standar jurnal internasional bereputasi. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan struktur artikel, strategi pemilihan jurnal, hingga tahapan publikasi ilmiah.
Dalam pemaparannya, Prof. Maryam menegaskan pentingnya kualitas riset dan kejelasan kontribusi ilmiah.
“Artikel ilmiah harus memiliki kebaruan yang jelas serta didukung metodologi yang kuat,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa pemahaman terhadap ruang lingkup dan gaya penulisan jurnal tujuan menjadi kunci utama agar artikel tidak ditolak.
Sementara itu, Dr. Nurdin menyoroti strategi praktis agar artikel mampu menembus jurnal internasional. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menulis serta kemampuan menyampaikan gagasan secara ringkas dan sistematis. “Penulis harus mampu menyajikan ide secara jelas, padat, dan sesuai standar akademik internasional,” jelasnya.
Dalam sesi publication strategy, peserta diperkenalkan pada tahapan publikasi, mulai dari submission, proses review, hingga revisi artikel. Narasumber juga mengulas sejumlah kesalahan umum penulis, seperti minimnya kebaruan penelitian dan lemahnya argumentasi ilmiah.
Suasana workshop berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Peserta aktif mendiskusikan berbagai kendala, mulai dari teknik publikasi hingga pengalaman menghadapi proses peer review. Antusiasme ini menunjukkan tingginya kebutuhan dosen terhadap pendampingan publikasi ilmiah.
Melalui kegiatan ini, FT UM berharap para dosen mampu meningkatkan kualitas karya ilmiah sekaligus memperluas kontribusi pada publikasi global. Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 9 terkait inovasi dan infrastruktur berbasis riset.
Pewarta: Dihelian Utkhoiriha Sorifa – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
