
Malang – Pada Rabu (9/10) Universitas Negeri Malang (UM) mengikuti kegiatan visitasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang digelar di Ruang Sidang Senat Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum Abdidaya Ormawa, acara penghargaan bagi organisasi kemahasiswaan terbaik.
Visitasi ini diikuti oleh perwakilan dari tiga universitas di Malang, yaitu Universitas Brawijaya (UB), UMM, dan UM. Setiap universitas mengirimkan 5-6 orang perwakilan. “Visitasi ini menyaring 622 proposal hingga tersisa 162 yang akan diundang ke Abdidaya Ormawa,” jelas salah satu tim pengarah dari Belmawa.
Proses visitasi bertujuan untuk mengevaluasi inovasi yang dilakukan oleh organisasi mahasiswa, terutama program yang telah mereka jalankan di desa-desa sasaran. “Kami mengevaluasi apakah program yang disampaikan sesuai dengan isian kuesioner yang telah diisi. Tahap pertama adalah verifikasi produk, dan tahap kedua adalah kunjungan langsung ke lapangan,” ujar tim asesor.
UM membuktikan kemajuannya dengan keberhasilan mengirimkan 9 tim ke Abdidaya Ormawa, meningkat dari 6 tim pada tahun sebelumnya. “Kesuksesan ini tak lepas dari bimbingan dosen pembimbing yang intensif. Kami sudah menyiapkan strategi sejak awal tahun,” ungkap Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M., Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM.
Menurut Dr. Heny, salah satu faktor penting dalam keberhasilan ini adalah suntikan dana stimulus yang diberikan UM pada awal tahun, serta pendampingan dosen dalam setiap tahap pelaksanaan program di desa.
Dengan demikian UM terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal PPK Ormawa. Program ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu pendidikan berkualitas. UM berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat.
Pewarta: Soni Subhan Muttaqin – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
