Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Kerjasama UM dengan Lapas Kelas I Malang perkuat program pembinaan bagi warga binaan melalui SAE L’SIMA sebagai tempat pembelajaran dan praktik keterampilan

Malang – Sebagai upaya memperkuat program pembinaan bagi warga binaan, Universitas Negeri Malang (UM) menjalin kolaborasi strategis dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, PT Foong-So Trading & Management, dan Broriz Club Lembah Kawa Adventure dalam pengelolaan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA di Ngajum, Malang. Perjanjian kerja sama ini ditandatangani pada Selasa (25/2) dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Dari UM, hadir Ketua LPPM Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., serta Direktur Perencanaan, Data, dan Informasi, Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T.

Sarana ini mampu sebagai tempat pembelajaran dan praktik keterampilan dan mendukung proses asimilasi narapidana sebelum kembali ke masyarakat. Selain itu, SAE L’SIMA juga berfungsi sebagai wadah edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Kepala Lapas Kelas I Malang, Ketut Akbar Herry Achjar, Amd.IP., S.H., M.H., menjelaskan bahwa lokasi ini memiliki fungsi ganda. “Selain sebagai sarana asimilasi dan wisata, ini juga menjadi tempat edukasi. Banyak mahasiswa melakukan penelitian di sini, dan warga sekitar juga kami libatkan dalam pengelolaan,” ungkapnya.

Sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan komunitas ini diharapkan menciptakan model rehabilitasi yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan fasilitas yang lebih terstruktur, warga binaan dapat memperoleh keterampilan praktis yang bermanfaat untuk masa depan mereka. “SAE L’SIMA menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor dapat menghasilkan program pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ujar Prof. Markus Diantoro.

Kegiatan ini juga menegaskan komitmen UM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada SDG pertama (“Tanpa Kemiskinan”), SDG kedua (“Tanpa Kelaparan”), SDG keempat (“Pendidikan Berkualitas”), dan SDG kedelapan (“Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi”).

Langkah progresif ini menunjukkan dedikasi UM dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk berperan aktif dalam pencapaian SDGs.

Pewarta: Afriza Dwi Islami Putra – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it