Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd (tiga dari kiri) menandatangani kerjasama dengan XL Axiata Tbk

Jakarta – Universitas Negeri Malang (UM) dan PT XL Axiata Tbk menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan digital di Indonesia. Acara penandatanganan berlangsung pada Selasa (12/11), di XL Axiata Tower, Jl. Hajjah R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas serta pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari kedua pihak. Dari pihak UM, turut hadir Rektor Universitas Negeri Malang dan Wakil Rektor IV, serta Direktur PDIPHK dan Kepala Seksi Kerjasama. Sementara dari pihak XL Axiata, hadir Chief Enterprise Business Officer Feby Sallyanto dan Direktur sekaligus Chief Enterprise Business & Corporate Affairs Yessie D. Yosetya. Kolaborasi ini menandai awal dari serangkaian program yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital mahasiswa dan menciptakan talent pool yang mampu berkontribusi pada ekonomi digital nasional.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen UM dalam memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia melalui pendidikan berkualitas dan infrastruktur yang berkelanjutan,” ungkap Rektor UM. Ia menambahkan bahwa sinergi dengan XL Axiata adalah langkah tepat guna meningkatkan kemampuan mahasiswa UM dalam bidang teknologi dan jaringan digital, yang semakin relevan di era revolusi industri 4.0.

“Kami sangat berterima kasih dan mudah-mudahan kami bisa belajar banyak, para senior kami punya konsep the learning university yang bukan sekadar belajar dalam menyampaikan materinya tetapi juga mengembangkan kapasitas belajarnya, yang kami lihat XL sudah melakukan banyak sehingga kami ingin mencontoh itu”, tambahnya.

Kolaborasi ini mencakup beberapa program utama, seperti pengembangan pelatihan keterampilan digital yang akan diintegrasikan ke dalam kurikulum UM, sehingga mahasiswa dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri saat ini. Selain itu, program pendampingan serta penyediaan platform digital learning turut disiapkan oleh XL Axiata guna mendukung proses belajar-mengajar yang lebih efisien dan terjangkau.

Feby Sallyanto, Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk mendukung tercapainya SDGs, terutama dalam hal peningkatan kualitas pendidikan dan akses teknologi yang merata. “Kami percaya, teknologi memiliki peran besar dalam membangun masa depan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya. Dengan dukungan teknologi dan infrastruktur dari XL Axiata, para mahasiswa diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompetitif.

Sebagai langkah nyata dalam mencapai tujuan SDGs, kerja sama ini juga akan fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia di bidang teknologi digital. Selain pelatihan dan digital learning, program ini dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa UM agar mampu mengembangkan inovasi yang memiliki dampak positif bagi masyarakat, termasuk yang berorientasi pada pembangunan ramah lingkungan. Yessie D. Yosetya menyampaikan, “Salah satu pilar utama XL Axiata adalah mendukung pendidikan dan pembangunan berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, kami berharap bisa memberikan kontribusi nyata dalam membangun bangsa yang lebih siap menghadapi era digital.”

Dengan adanya kerja sama ini, UM dan XL Axiata berupaya mewujudkan tujuan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Dalam jangka panjang, UM berharap bahwa kolaborasi ini dapat menjadi model kemitraan antara akademisi dan dunia industri, serta mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan memiliki keterampilan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Langkah strategis yang diambil UM dan XL Axiata ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan digital mahasiswa, tetapi juga menciptakan sinergi dalam riset dan pengembangan, baik dalam lingkup akademis maupun industri. Kerja sama ini adalah bukti konkret bahwa peran universitas dalam mencetak lulusan berkualitas sangat bergantung pada dukungan dari berbagai sektor, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang sedang berkembang pesat.

Penandatanganan MoU ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam mendukung percepatan digitalisasi pendidikan di Indonesia. Melalui berbagai program kolaboratif, UM dan XL Axiata berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia serta memperkuat posisi negara dalam persaingan global.

Pewarta: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it