Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Para peserta mengeksplorasi metode untuk menilai bakat dan kebutuhan unik setiap siswa, serta mengembangkan potensi mereka

Malang– Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Grab Indonesia dan Benihbaik.com meluncurkan program pengembangan sekolah inklusif di SMPN 8 Malang. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pendidik dan lingkungan sekolah agar lebih siap dalam mendukung siswa berkebutuhan khusus. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 10 mengenai pengurangan ketimpangan.

Program yang berlangsung dari 11 hingga 18 Juli 2024 ini melibatkan sejumlah pakar pendidikan inklusif dari UM, termasuk Dr. Tutut Chusniyah, Prof. Dr. Maisyaroh, M.Pd, Dr. Sri Untari, M.Pd, dan Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A. Mereka memberikan pelatihan dan lokakarya kepada para guru di SMPN 8 Malang, dengan fokus pada pengembangan kurikulum inklusif, sekolah ramah anak, serta penilaian bakat siswa.

Prof. Dr. Maisyaroh menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. “Kami ingin memastikan bahwa semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dapat memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, para guru dibekali keterampilan dan pengetahuan untuk mengenali serta memenuhi kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para pendidik bisa lebih peka dalam menyesuaikan metode pengajaran yang ramah dan inklusif,” tambah Dr. Tutut Chusniyah.

Inisiatif ini mendukung pencapaian SDG 4 yang bertujuan memberikan akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi semua orang, serta SDG 10 yang mengurangi ketimpangan dalam berbagai aspek, termasuk pendidikan.

Kolaborasi antara UM, Grab Indonesia, dan Benihbaik.com diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia dalam menerapkan pendidikan inklusif. UM berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pendidikan inklusif demi menciptakan masa depan yang lebih setara dan adil bagi seluruh siswa di Indonesia.

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it