Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M., Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM saat diwawancarai Tim Humas UM

Malang – Kegigihan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali membuahkan hasil gemilang. UM berhasil mempertahankan posisinya di Klaster 1 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Nasional 2025, sebuah capaian bergengsi yang diumumkan dalam ajang PKM Awards 2025 oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikstisaintek) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, pada Minggu (26/10).

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi UM dalam membangun ekosistem pembinaan mahasiswa yang terstruktur, kompetitif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Dalam wawancara bersama Tim Humas UM pada Selasa (29/10), Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM, Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan pembinaan berkelanjutan.

“UM berjaya di Klaster 1 sejak lama. Ini bukan keberuntungan, melainkan hasil pembinaan yang rapi, kompetitif, dan berdampak langsung,” ungkap Dr. Heny.

Ajang PKM 2025 diikuti oleh 132 perguruan tinggi dengan sekitar 1.500 proposal didanai, menjadikan penghargaan ini salah satu yang paling prestisius di tingkat nasional. Dr. Heny menambahkan bahwa 60 persen kemenangan ditentukan oleh kesiapan sebelum lomba.

“Ketika ke PIMNAS, 60 persen kemenangan sudah di tangan. Sisanya 40 persen ditentukan oleh performa saat tampil,” jelasnya.

Tahun ini, UM mengirimkan 20 tim terdanai yang tengah menjalani pembinaan intensif menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 di Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, pada 23–28 November 2025. Setiap tim dibimbing melalui latihan presentasi, penyempurnaan data, hingga simulasi penjurian untuk mempertahankan tradisi juara.

Selain unggul dalam sistem pembinaan, UM juga menonjol di tiga bidang utama: PKM-K (Kewirausahaan), PKM Karya Cipta (Inovasi Alat), dan PKM Pengabdian (Humaniora). Salah satu inovasi unggulan dari Fakultas Teknik berupa alat bantu produksi tempe dan mesin pengering keripik pisang menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UM dalam meningkatkan produktivitas UMKM.

“Mahasiswa UM itu pekerja keras, ulet, dan rasa ingin tahunya tinggi. Itulah modal kuat untuk berprestasi,” ujar Dr. Heny.

Pendekatan pembinaan yang humanis dan sistematis diyakini menjadi kunci keberhasilan UM dalam mencetak generasi kreatif dan berdaya saing global, sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Quality Education) dan poin 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).

Pewarta: Eka Dyah Febriyanti – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it