
UM (Universitas Negeri Malang) dengan konsisten melakukan Sosialisasi dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2024. Kali ini sasaran utamanya adalah para Guru BK dari SMA/SMK/MA di Wilayah Tulungagung. Kegiatan dilaksanakan Jumat, 8 Maret 2024, di SMKN 3 Tulungagung, Jl. Ki Mangun Sarkoro, Beji, Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Tujuan atas kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan jalur Mandiri UM kepada para guru BK dalam melakukan pendampingan melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Kepala Sub Direktorat Seleksi Direktorat Pendidikan, Dr. Rizky Firmansyah, S.E., M.S.A., menuturkan bahwa masih banyak hal yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat khususnya para guru BK terkait mekanisme Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan jalur Mandiri UM.
“Bapak/Ibu, UM saat saat ini memberikan banyak ruang untuk penerimaan mahasiswa baru. Salah satunya Skor UTBK SNBT, apabila siswa dinyatakan tidak diterima, dapat digunakan untuk melakukan seleksi pada jalur mandiri UM,” jelas Kasubdit Seleksi membuka sesi presentasi.
Lebih lanjut, dijelaskannya jalur mandiri UM berikutnya, yaitu; Jalur Mandiri prestasi, jalur leadership, jalur TMBK, Jalur kemitraan dan jalur mandiri kelas internasional.
“Bapak/Ibu dengan beragamnya seleksi yang dilakukan ini, kami ingin memberikan sistem seleksi yang berkeadilan kepada calon mahasiswa baru. Banyak mungkin para siswa Bapak Ibu punya prestasi non akademik, misalnya olahraga, hal ini bisa melalui jalur mandiri prestasi. Atau pernah menjadi ketua OSIS, PMR, PRAMUKA, MPK, bisa mendaftar melalui jalur mandiri leadership. Bahkan UM juga membuka jalur TMBK yang bisa diikuti oleh semua masyarakat tanpa batasan usia ijasah/lulusan,” lanjutnya.
Selain hal tersebut di atas UM juga membuka jalur kemitraan institusi yaitu seleksi yang dilakukan dalam rangka penerimaan mahasiswa baru yang bekerja sama dengan institusi (perusahaan, atau lembaga pemerintah/swasta dalam dan luar negeri) yang bermaksud menjalin kerja sama untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di UM. Selanjutnya, kemitraan masyarakat umum, yaitu berupa program outbound international student mobility, serta kelas internasional dengan sistem seleksi calon mahasiswa baru bagi program studi tertentu yang membuka kelas internasional.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UM, Dr. Nur Eva, S.Psi, M.Psi memberikan penguatan kepada para guru BK untuk senantiasa melakukan pendampingan kepada para siswa. Jangan sampai terjadi siswa memilih prodi hanya berdasarkan tren, tetapi siswa sendiri tidak minat.

“Pengalaman kami di kampus, adakalanya mahasiswa mengajukan pindah prodi, bahkan ada juga yang harus pindah kampus. Hal tersebut lantaran mahasiswa kurang minat terhadap prodi yang dipilih sebelumnya. Dengan demikian, kami berpesan saat memilih prodi benar-benar sudah dipertimbangkan dengan baik,” tuturnya.
Prodi S1 Psikologi UM juga merupakan penyelenggara kelas internasional. Dengan demikian para orangtua/wali juga telah sepakat adanya tambahan biaya pendidikan yang peruntukan untuk kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan di luar negeri.
Kegiatan sosialisasi ini dipandu oleh Kasubdit Humas dan Kerjasama UM, Dra. Komariyah. Kepala SMKN 3 Boyolangu, Drs. Rofiq Suyudi, M.Pd juga turut hadir dalam kegiatan ini.


Sebagai tindak lanjut dari promosi dan sosialisasi ini, diharapkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam mengakses jalur Mandiri UM dan memilih program studi yang sesuai dengan minat dan bakat. Sebagai upaya pendampingan, Subdit seleksi UM membuka helpdesk yang bisa dimanfaatkan oleh guru dan siswa untuk menyampaikan permohonan informasi, dan IG khusus seleksi untuk mengakses informasi terbaru seputar penerimaan mahasiswa baru UM.
Penulis : Suhardi _Humas UM
