Skip to content
image_pdf

Malang – Universitas Negeri Malang (UM) melalui Fakultas Vokasi (FV) menggelar International Conference on Sustainable, Advanced Engineering, and Technology (IC-SAET) 2026 di Aula GKB A19 Lantai 9 UM, Rabu (23/9). Konferensi internasional ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dosen, dan mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, serta Taiwan untuk bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi di bidang rekayasa dan teknologi berkelanjutan. Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dari sejumlah perguruan tinggi, antara lain National Dong Hwa University Taiwan, Universiti Teknologi MARA, Universiti Malaysia Perlis, INTI International University, dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

Ketua Pelaksana IC-SAET 2026, Rais Amin, S.Pd., M.Pd., M.T., menjelaskan bahwa konferensi tahun ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai institusi. Sebanyak 59 artikel ilmiah diterima dan dipresentasikan setelah melalui proses seleksi serta penelaahan oleh tim reviewer.

“We hope that this conference will strengthen academic collaboration, expand professional networks, and create opportunities for future research and scientific publication,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UM Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menjawab berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, ketahanan energi, hingga perlindungan lingkungan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“We want our faculty and students to learn from world-class experts, share innovative ideas, and build strong international networks. This conference is a great opportunity to elevate UM’s reputation on the global stage,” jelasnya.

Penyelenggaraan IC-SAET 2026 menjadi ruang bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dosen, dan mahasiswa untuk bertukar gagasan mengenai pengembangan rekayasa dan teknologi berkelanjutan. Forum ini juga membuka peluang pengembangan jejaring profesional, penelitian kolaboratif, serta publikasi ilmiah lintas negara.

Melalui IC-SAET 2026, UM terus memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mendorong pengembangan riset dan inovasi yang relevan dengan tantangan global. Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi riset, pengembangan inovasi teknologi, dan kemitraan akademik lintas negara.

Pewarta: Catharina Apriliandari Andreanti – Internship Humas UM
Fotografer: Muhammad Raffa Andara Putra – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it