Skip to content
image_pdf

Milan — Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat jejaring akademik internasional dengan Università degli Studi di Milano-Bicocca (UNIMIB), Italia, melalui pertemuan delegasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Indonesia di Milan, Jumat (18/9), untuk menjajaki kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas akademik. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya UM memperluas kolaborasi global sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kemitraan internasional.

Delegasi UM dipimpin Rektor UM Prof. Hariyono, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Sekretaris Universitas Prof. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D., Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI) Sari Karmina, Ph.D., dan Kepala UPT Perpustakaan UM Nurenzia Yannuar, Ph.D.

Dari pihak Università di Milano-Bicocca hadir Prof. Stefano Malatesta, Prof. Silvia Vignato yang merupakan mitra Dr. Nurenzia Yannuar dalam EuroSEAS Masterclass, Prof. Franco Passalacqua, serta jajaran International Relations Development Office.

Pertemuan tersebut secara khusus membahas peluang kolaborasi penelitian dan mobility programs bagi dosen serta mahasiswa. Pembahasan kemudian berkembang pada sejumlah bentuk kerja sama yang lebih konkret, termasuk peluang visiting professor dan program internship bagi mahasiswa.

Rektor UM Prof. Hariyono menyampaikan pentingnya penguatan jejaring internasional yang dapat diterjemahkan ke dalam program akademik yang konkret dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan Università di Milano-Bicocca menjadi salah satu peluang bagi UM untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas akademik.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Rektor I UM Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal melihat peluang pengembangan kerja sama di bidang pendidikan serta mobilitas mahasiswa dan dosen sebagai bagian dari penguatan pengalaman internasional sivitas akademika UM.

Direktur KUI UM Sari Karmina, Ph.D., mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mengidentifikasi bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan secara lebih konkret antara kedua institusi.

“Kami ingin hubungan antara UM dan Università di Milano-Bicocca dapat diterjemahkan menjadi program yang konkret, tidak hanya dalam bentuk pertukaran informasi, tetapi juga mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, serta berbagai program akademik bersama.”

Bagi Kepala UPT Perpustakaan UM Nurenzia Yannuar, Ph.D., pertemuan di Milan memiliki makna tersendiri. Hubungan akademik dengan Prof. Silvia Vignato dari Università di Milano-Bicocca telah terbangun melalui EuroSEAS Masterclass yang pernah diselenggarakan di Perpustakaan UM.

Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa doktoral dengan akademisi senior internasional dalam bidang kajian Asia Tenggara. Prof. Silvia Vignato merupakan salah satu akademisi senior yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari jejaring akademik yang terus berkembang antara UM dan akademisi di Milano-Bicocca.

“Bagi saya, menarik melihat bagaimana sebuah kegiatan akademik yang pernah berlangsung di Perpustakaan UM dapat berkembang menjadi jejaring yang lebih luas. Dari EuroSEAS Masterclass, kami kemudian memiliki hubungan akademik dengan para scholar yang terlibat, termasuk Prof. Silvia Vignato. Sekarang hubungan tersebut mulai diarahkan pada bentuk kolaborasi yang lebih konkret,” ujar Nurenzia.

Salah satu bentuk kerja sama yang tengah dijajaki adalah visiting professor Prof. Silvia Vignato di UM. Kehadiran visiting professor tersebut nantinya berpotensi dikembangkan melalui kuliah tamu, seminar akademik, diskusi penelitian, maupun kegiatan akademik lainnya.

Selain visiting professor, pertemuan juga menggali peluang kerja sama lain, salah satunya internship bagi mahasiswa pendidikan Università di Milano-Bicocca di lingkungan UM, khususnya melalui UM Lab School.

Program tersebut dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang menempuh program pendidikan di Italia untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai sistem pendidikan Indonesia, praktik pembelajaran, serta konteks sosial dan budaya Indonesia.

Pertemuan UM dan Università di Milano-Bicocca menjadi langkah awal untuk mengembangkan berbagai peluang kolaborasi, mulai dari research collaboration, faculty and student exchange, visiting professor, hingga internship mahasiswa.

Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat jejaring akademik internasional UM, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik pendidikan antarnegara. Upaya ini sejalan dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan demikian, hubungan yang sebelumnya tumbuh melalui jejaring akademik dapat diarahkan menjadi kerja sama kelembagaan yang lebih konkret, luas, dan berkelanjutan.

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it