
Malang– Riuh semangat mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) memadati Sasana Krida pada penutupan Pekan Ilmiah, Olahraga, dan Seni Mahasiswa Baru (PIOS MABA) 2025 Kamis (02/10). Ajang tahunan yang berlangsung sejak 26 September ini melibatkan lebih dari 900 mahasiswa baru dan menjadi wadah penting untuk mengasah potensi ilmiah, olahraga, dan seni.
Acara penutupan diawali laporan Kepala Seksi Minat dan Bakat, Slamet Hady Prayitno, S. Pd, yang mengapresiasi semangat peserta meski sempat terkendala cedera. “Bagi yang menang jangan jumawa, bagi yang kalah tetap semangat karena masih banyak kesempatan di event regional maupun nasional. Terima kasih kepada seluruh unit di UM, ormawa, dan UKM yang telah mendukung,” ujarnya.
Wakil Rektor I UM Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M. Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa PIOS MABA bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah awal memetakan minat dan bakat mahasiswa baru. “Melalui ajang ini kita bisa melihat siapa yang unggul di olahraga, seni, maupun keilmuan. Mereka akan dibina melalui UKM dan diarahkan menuju kompetisi nasional hingga internasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, UM mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berprestasi akademik, tetapi juga mengembangkan soft skills dan hard skills. “Kita ingin mahasiswa UM tidak hanya unggul dalam IPK, tetapi juga memiliki bakat hebat yang membanggakan almamater,” lanjutnya.
Sejak pembukaan simbolis di Graha Cakrawala pada 26 September, PIOS MABA 2025 mempertemukan mahasiswa baru dalam semangat kompetitif sekaligus kolaboratif. Ajang ini diharapkan menjadi pintu awal mahasiswa mengembangkan diri sepanjang masa studi di UM.
Dengan berakhirnya PIOS MABA 2025, UM meneguhkan komitmen mencetak generasi yang unggul secara akademis sekaligus berprestasi di bidang olahraga, seni, dan ilmiah. Langkah ini sejalan dengan visi UM Excellence In Learning Innovation.
Pewarta: Inayah Amalia Taufani-Internship Humas UM
Fotografer: Muhammad Ridho-Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
