Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Malang. Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan program pendampingan kepada guru-guru di SMP Wahid Hasyim di Kota Malang pada (28/7/21). Program ini diprakarsai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UM dan sebagai fasilitator pendampingan adalah Zahid Zufar At Thaariq dan Dhimas Adhitya Wijanarko dari jurusan Teknologi Pendidikan UM.

Program ini merupakan respon dari perkembangan zaman yang semakin pesat dan serba ā€œdigitalā€. Perkembangan digitalisasi ini menuntut semua untuk menjadi ā€œmodernā€, termasuk dalam hal ini adalah guru-guru di berbagai jenjang. Siswa yang sekarang ini didominasi generasi yang lahir di bawah tahun 2000 merupakan generasi ā€œmodernā€ yang sangat akrab dengan teknologi digital dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Maka tantangannya adalah bagaimana membelajarkan siswa dengan karakteristik yang seperti ini.

Zahid menjelaskan bahwa tujuan program ini untuk memberdayakan guru-guru yang ada di SMP Wahid Hasyim, Kota Malang. ā€œPendampingan ini merupakan bentuk upaya kami dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, khususnya berkenaan dengan media pembelajaran digital yang saat ini tengah dibutuhkan dalam pembelajaran daring yang serba digitalā€ jelas Zahid.

Materi yang diberikan dalam pendampingan ini adalah pengantar media pembelajaran, konstruksi Microsoft Powerpoint untuk presentasi digital dan konstruksi Microsoft Form untuk asesmen digital. Kegiatan ini berlangsung secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang sangat ketat dan terlihat dari penataan bangku peserta di kelas pendampingan. Hal ini dikarenakan kegiatan yang berlangsung masih bertepatan dengan masa kebijakan PPKM yang diberlakukan.

ā€œBagi saya, menjadi guru yang modern adalah suatu keniscayaan. Karena siswanya sekarang sudah lebih ā€˜modern’ dibandingkan dengan sebelumnya. Untuk menjadi guru modern, usia bukanlah penghalang, asalkan ada kemauan untuk bisa terus belajar.ā€ tambah Zahid.

Para guru yang mengikuti pendampingan merasa senang dengan adanya wawasan ini. Di samping itu, materi yang diberikan dalam pendampingan ini sangat membantu guru-guru dalam pembelajaran digital yang saat ini tengah dilakukan. ā€œAlhamdulillah saya dapat ilmu baru. Insyaallah akan saya terapkan dalam proses pembelajaran untuk peserta didikā€, ungkap Siti Ngatipah selaku guru yang mengikuti pendampingan. 

Pewarta: Siti Nuradilla – Internship Humas UM

Share it