
UM (Universitas Negeri Malang) menyelenggarakan Yudisium Mahasiswa PPG Dalam Jabatan bagi Guru Madrasah Priode 4, 5, dan 7 Tahun 2022 Kementerian Agama RI pada Rabu (02/08). Bertempat di Gedung A21 Lantai 9 Sekolah Pascasarjana UM, acara tersebut dilaksanakan secara hybrid. Sederet petinggi Pascasarjana hadir dalam acara tersebut mulai dari Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si, M.Pd., Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil.I., Ketua Program Studi PPG Dr. Muhammad Alfan,S.Pd, M.Pd., Subkor Sekolah Pascasarjana: Awaludin Basuki, S.AB., Tim Pengembang PPG: Agus Suyetno, S.Pd, M.Pd (Ketua Pelaksana)., para Tenaga Kependidikan SPs, serta para Teknisi. Turut hadir juga Direktur Pendidikan Agama Islam Dirjend Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Drs. H. Amrullah, M.Si., dan Sekretaris Panitia Nasional (Panas) PPG Kementerian Agama, Dr. Mustofa Fahmi, M.Ed., sebagai undangan.
Kaprodi PPG Dr. Muhammad Alfan,S.Pd, M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta yang dikukuhkan sebagai guru profesional.
“Saya mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih sebagai guru profesional. Meskipun sudah lulus bukan berarti Bapak/Ibu sudah selesai berkarya. Diharapkan Bapak/Ibu tetap terus berkarya di bidang pendidikan, sebagaimana motto utama UM yaitu excellence in learning innovation,” tutur Dr. Alfan.
Selanjutnya, Sekretaris Panitia Nasional (Panas) PPG Kementerian Agama, Dr. Mustofa Fahmi, M.Ed., dalam sambutannya mendorong UM sebagai penyedia PPG terbesar di Malang untuk meningkatkan kualitas lulusan PPG.


“Momentum PPG tidak hanya menjadi momentum yang dikenal oleh semua perguruan tinggi, itu menjadi sebuah tantangan dan membawa harapan bagi calon guru untuk menjadi guru profesional. UM sebagai salah satu penyedia PPG terbesar di Malang menjadi tempat yang tepat bagi Bapak/Ibu apalagi UM bekerja sama dengan Kemenag untuk PPG ini, semoga bisa lebih afdhol ilmunya. Saya berharap guru yang lulus ppg ini betul-betul memiliki jiwa keikhlasan untuk menjadi pendidik yang unggul dan membawa manfaat bagi pendidikan Indonesia di masa depan. Teruslah menjadi guru yang tidak bosan menerima lembaran baru. Jadilah sosok yang mampu merespon terhadap segala perubahan dunia untuk senantiasa membawa berkah bagi sekitar hingga dunia,” ujar Dr. Mustofa.
Terakhir, Direktur Pendidikan Agama Islam Dirjend Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Drs. H. Amrullah, M.Si., berpesan bagi peserta untuk selalu meningkatkan kompetensi sebagai guru.
“Selalu meningkatkan kemampuan kompetensi guru setelah mendapat sertifikat profesi adalah keniscayaan sehingga guru profesional madrasah dapat memiliki daya saing tinggi dan fleksibel terhadap perubahan dengan tidak mengesampingkan kaidah-kaidah agama,” pesan beliau.
Sebanyak 428 peserta hadir secara hybrid pada yudisium PPG tersebut. 83 peserta hadir secara luring dan 345 peserta hadir secara daring. Peserta yang hadir hari ini adalah peserta yang berhasil lolos setelah melewati serangkaian Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG).
Pewarta: Nahdiatul Affandiah -Internship Humas UM
