Malang — Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Timur melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang di Ruang Sidang Senat, Graha Rektorat Lantai 9 UM, Kamis (24/9).
Penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama sebelumnya antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan UM. Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor I UM Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UM Ari Sapto, jajaran pimpinan FIS, ketua departemen dan program studi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, serta kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta di wilayah Malang Raya.
Dalam sambutannya, Aries menyampaikan bahwa kerja sama tersebut diharapkan menghasilkan program nyata yang memberikan dampak langsung bagi satuan pendidikan. Ia menyebut tiga fokus utama kerja sama, yakni Universitas Negeri Malang Mengajar, penguatan tata kelola pendidikan, serta riset dan inovasi.
“Dengan adanya PKS ini, kami berharap bukan seremonial belaka,” ujar Aries.
Melalui program Universitas Negeri Malang Mengajar, UM diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik sekaligus membantu guru mengembangkan metode pengajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dan perkembangan teknologi. Kolaborasi tersebut juga diarahkan pada penguatan administrasi pendidikan, pengelolaan sekolah, serta peningkatan kapasitas kepala sekolah dan tenaga kependidikan.
Pada aspek riset, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mendorong guru dan kepala sekolah menghasilkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan nyata di lingkungan pendidikan. Aries juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi secara kritis agar penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) tidak berhenti pada pembuatan konten, tetapi menjadi bagian dari proses inovasi yang terukur.
Sementara itu, Prof. Bafadal menegaskan komitmen UM untuk menjadikan kerja sama tersebut sebagai program bersama yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Ia juga memperkenalkan pengembangan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UM sebagai alternatif bagi guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan tanpa meninggalkan tugas mengajar.
Kolaborasi tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas dan memperkuat kapasitas pendidik. Sinergi perguruan tinggi dan satuan pendidikan diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, serta inovasi pendidikan di Jawa Timur.
Kerja sama ini menjadi langkah UM dalam memperluas kontribusi keilmuan dan sumber daya perguruan tinggi agar dapat diterapkan secara langsung di lingkungan pendidikan. Dengan melibatkan sekolah negeri dan swasta, kolaborasi UM dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Keynisya Pentania Sofyani – Internship Humas UM
Fotografer: Naila Zafiroh – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

