Malang – Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Kuliah Kebangsaan bertajuk “Menatap Indonesia Emas 2045: Peran Strategis Mahasiswa dalam Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan” di Aula AVA Gedung D14 Fakultas Sastra, Jumat (25/9), dengan menghadirkan Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, S.E., sebagai pemateri utama untuk mendorong mahasiswa berperan aktif dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa baru UM sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Wakil Rektor IV UM, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag., turut menyambut kehadiran Bupati Lahat. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran Bursah Zarnubi serta menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
“Perubahan sejarah bangsa selalu diawali oleh pemuda dan mahasiswa. Di pundak adik-adik mahasiswa, masa depan dan pembaharuan bangsa ini dipertaruhkan,” ujar Prof. Munjin saat memberikan sambutan.
Sementara itu, dalam paparannya, H. Bursah Zarnubi menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas riset dan keterampilan generasi muda untuk memajukan perguruan tinggi sekaligus menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Perguruan tinggi itu akan jauh lebih maju apabila risetnya melimpah. Semakin universitas menghasilkan mahasiswa yang memiliki keterampilan unggul, maka riset yang dihasilkan akan membuktikan bahwa universitas tersebut tumbuh, maju, dan berkembang dengan sangat baik,” tegas Bursah Zarnubi.
Kuliah Kebangsaan tersebut diharapkan dapat memantik semangat mahasiswa baru UM untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, berintegritas, serta aktif menghasilkan karya inovatif dan riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peran tersebut menjadi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah juga menjadi bagian dari upaya UM mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat mendorong pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta lahirnya inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui Kuliah Kebangsaan ini, UM terus mendorong mahasiswa untuk mengambil peran dalam pembangunan nasional dan daerah. Bekal wawasan kebangsaan, keterampilan, riset, dan kolaborasi diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berintegritas serta siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Zahra Medina Nur Alia – Internship Humas UM
Fotografer: Cantika Candra Kirana – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

